Seperjuangan, Petani Sumekar Tunjukkan Kepedulian dengan Mengunjungi Petani Terdampak Banjir

- Admin

Minggu, 11 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Peduli senasib seperjuangan, beberapa pengurus Paguyuban Petani Sumekar bersama PPL, tokoh masyarakat, pengurus GP. Ansor dan Gapoktan desa Montorna dan Prancak mengunjungi saudaranya kaum tani yang terdampak banjir yang terjadi hari Sabtu, 10 Mei 2025 akibat intensitas curah hujan yang sangat deras lebih dari 2 jam.

Kedatangan mereka untuk berkoordinasi dengan beberapa elemen masyarakat sekaligus mengunjungi  kaum tani di 2 desa yang terdampak sebagaimana yang disampaikan Munhari selaku wakil ketua paguyuban Petani Sumekar.

“Ya, begitu mendengar kejadian banjir tersebut, kami bersama ketua langsung berkoordinasi dengan semua pihak. Sikap ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada saudara kami sesama petani yang sedang apes karena tembakaunya yang baru ditanam beberapa hari langsung diguyur hujan dan tergenang banjir,” tuturnya.

Berdasarkan laporan dan pantauan dari beberapa video yang beredar, tampak banyak lahan sawah yang tergenang air akibat luapan sungai yang hulunya dari dari gunung Payudan dan sekitar.

ia menyebut, setelah melihat lokasi yang terdampak banjir, pihaknya langsung melakukan diskusi di lokasi.

Rencananya, Petani Sumekar bersama Korluh Pasongsongan akan melaporkan dan mengusulkan ke pak bupati untuk diberikan ganti rugi atau bantuan dalam bentuk bibit dan pupuk.

“Yang jelas kami akan melaporkan bencana banjir tersebut ke pak bupati. InsyaAllah akan diperhatikan. Bukan hanya soal itu saja, persoalan yang terkait penguatan kelompok tani akan kami dorong demi kemandirian dan kemajuan bagi kaum tani di kabupaten Sumenep,” tukasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Residivis di Sampang Bacok Paman dan Adik Kandung, Dua Korban Luka Parah
Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Diduga Dikeroyok Empat Adik Kelas, Pemuda Surabaya Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Dirawat
Wanita di Situbondo Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 7 Meter, Dievakuasi Selamat Setelah Satu Jam
Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar
Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:47 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:17 WIB

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13 WIB

Residivis di Sampang Bacok Paman dan Adik Kandung, Dua Korban Luka Parah

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:46 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:49 WIB

Diduga Dikeroyok Empat Adik Kelas, Pemuda Surabaya Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Dirawat

Berita Terbaru