Sumenep – Masyarakat di Kabupaten Sumenep diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial terkait kabar pemadaman listrik total di wilayah Jawa-Bali selama tiga hari.
Informasi tersebut beredar melalui e-flyer dan pesan berantai yang menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Salah seorang warga, Anis, bahkan meminta kepastian terkait kebenaran informasi tersebut melalui layanan WA Halo RRI.
Menanggapi hal itu, pihak Halo RRI melakukan konfirmasi langsung kepada PLN untuk mendapatkan penjelasan resmi mengenai informasi yang beredar.
Manajer PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, menegaskan bahwa e-flyer yang beredar bukan merupakan produk resmi PLN. Karena itu, informasi yang tercantum di dalamnya tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Terkait beredarnya informasi ini dapat disampaikan bahwa e-flyer tersebut bukan produk PLN sehingga informasi di dalamnya tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Fahmi, Senin (22/6/2026).
Ia menjelaskan, apabila terdapat pekerjaan pemeliharaan jaringan atau manajemen beban yang berdampak pada pelanggan, PLN akan menyampaikan pemberitahuan secara resmi kepada masyarakat yang terdampak melalui kanal informasi yang telah disediakan.
Menurutnya, PLN saat ini juga terus berupaya menjaga keandalan sistem kelistrikan dan mempercepat pemulihan apabila terjadi gangguan pada pembangkit maupun jaringan distribusi.
PLN mengimbau masyarakat agar selalu memperoleh informasi dari sumber resmi dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Sementara itu, Program Halo RRI terus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan berbagai instansi terkait. Melalui layanan tersebut, berbagai aspirasi, keluhan, maupun pertanyaan publik dapat diteruskan kepada pihak berwenang guna mendapatkan penjelasan dan solusi yang akurat.
Penulis : Mahmudi
Editor : Novita






