Tuntaskan Masa Khidmah, 29 Guru Pengabdian Mathlabul Ulum Jambu Resmi Kembali ke Pesantren

- Admin

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Setelah mengabdikan diri selama satu tahun di berbagai daerah, sebanyak 29 Guru Pengabdian Angkatan 2025 Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu resmi dikembalikan kepada pimpinan dan pengasuh pondok dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat, Rabu (24/6/2026).

Prosesi penyerahan kembali tersebut menjadi momentum berakhirnya masa khidmah para guru pengabdian yang selama ini bertugas menyebarkan ilmu, mendampingi masyarakat, serta memperkuat pendidikan keagamaan di sejumlah wilayah penugasan.

Kegiatan yang digelar di lingkungan Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu, Kecamatan Lenteng, itu dihadiri langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Mathlabul Ulum KH. Dr. Imam Khodri TF, S.S., M.Th.I., Wakil Pengasuh sekaligus Mudir MMI KH. Imadul Haq Fadholi, Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Al Fudhola’ Pamekasan, Ketua Yayasan Al Karomah Dungkek, para asatidz, wali santri, serta keluarga besar pesantren.

Selama masa pengabdian, para guru ditempatkan di berbagai daerah, mulai dari Pulau Raas, Pulau Sepudi, Pamekasan, Jember, Sampang, Dungkek, Daramista hingga sejumlah lembaga binaan pesantren. Mereka tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga terlibat aktif dalam pembinaan keagamaan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam amanatnya, KH. Dr. Imam Khodri TF menegaskan bahwa keberhasilan seorang santri tidak hanya diukur dari banyaknya ilmu yang dimiliki, melainkan sejauh mana ilmu tersebut mampu memberi manfaat bagi orang lain.

“Pengabdian merupakan salah satu bentuk nyata dari pengamalan ilmu. Ilmu yang diajarkan dan memberikan manfaat kepada masyarakat akan menjadi amal yang terus mengalir. Karena itu, khidmah bukan sekadar tugas, melainkan investasi akhirat,” tegasnya.

Program Guru Pengabdian yang berada di bawah koordinasi Biro Alumni dan Kaderisasi yang dipimpin Ust. Ahmad Halili Shodiq dan Ust. Miftahol Anwar selama ini menjadi salah satu program unggulan pesantren dalam mencetak kader pendidik dan dai yang siap terjun ke tengah masyarakat.

Bagi Pondok Pesantren Mathlabul Ulum, pengabdian bukan hanya tahapan akhir pendidikan, melainkan bagian penting dari proses pembentukan karakter santri. Melalui program ini, para alumni ditempa untuk belajar memimpin, melayani, beradaptasi dengan masyarakat, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren.

Prosesi penyerahan kembali berlangsung penuh haru. Setahun perjalanan pengabdian yang sarat pengalaman, tantangan, dan pembelajaran kini menjadi bekal berharga bagi para alumni untuk melanjutkan perjuangan dakwah dan pendidikan di medan pengabdian yang lebih luas.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas selesainya masa khidmah Guru Pengabdian Angkatan 2025 serta harapan agar seluruh alumni senantiasa istiqamah menebar manfaat di tengah masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Berita Terbaru