Kominfo Jatim Sebut Hoaks Masih Dominasi Arus Informasi Digital

- Admin

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur mengungkapkan hoaks masih mendominasi arus informasi yang beredar di ruang digital. Kondisi tersebut terjadi di tengah tingginya penetrasi internet yang membuat penyebaran informasi berlangsung semakin cepat dan masif.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Jatim, Putut Darmawan, mengatakan masyarakat saat ini dihadapkan pada beragam informasi yang bercampur antara fakta, hoaks, disinformasi, hingga ujaran kebencian.

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2026, sekitar 90 persen masyarakat Jawa Timur telah mengakses internet. Tingginya angka penggunaan internet tersebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran berbagai informasi di ruang digital.

“Arus informasi saat ini sangat tinggi. Di dalamnya tidak hanya ada informasi yang benar, tetapi juga hoaks, disinformasi, maupun ujaran kebencian,” ujar Putut, Selasa (9/6/2026).

Diskominfo Jatim mencatat dominasi hoaks masih terlihat dari hasil verifikasi informasi yang dilakukan melalui layanan Klinik Hoaks Jatim. Dari seluruh informasi yang masuk untuk diperiksa, sebagian besar diketahui merupakan informasi yang tidak sesuai dengan fakta.

“Data verifikasi kami menunjukkan sekitar 80 persen informasi yang diperiksa ternyata masuk kategori hoaks,” katanya.

Menurut Putut, masyarakat sebenarnya sudah cukup akrab dengan perkembangan teknologi digital. Namun kemampuan untuk memahami, memverifikasi, serta membedakan informasi yang benar dan menyesatkan masih perlu terus ditingkatkan.

Karena itu, Diskominfo Jatim terus mengintensifkan program literasi digital dengan menyasar berbagai kalangan masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi pengguna aktif media sosial.

Melalui program tersebut, masyarakat didorong agar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu berpikir kritis sebelum mempercayai maupun menyebarkan sebuah informasi.

“Kami mengajak masyarakat menjadi pahlawan literasi digital. Informasi yang diterima perlu dicek terlebih dahulu kebenarannya agar tidak ikut menyebarkan hoaks di ruang digital,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Ali jabir

Editor : Novita

Berita Terkait

Perpisahan yang Mengharukan, Warga Raas Kenang Dedikasi Camat Subiyakto
KKN Unira 2026 Dimulai, 25 Mahasiswa Siap Dampingi Desa Tobungan Bangun Desa Tangguh Bencana
Keluhan Petani Menguat, DPRD Sumenep Minta Distribusi Pupuk ke Kepulauan Dipercepat
Musda X LDII Sumenep Hadirkan Dialog Kebangsaan, Dr. Zein Tawarkan Perspektif Islam Berkemajuan
Genap Satu Bulan Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Teguhkan Jurnalisme yang Menggerakkan Kepedulian
BMKG Deteksi 53 Titik Panas di Jawa Timur, Masyarakat Diminta Waspadai Karhutla
Bupati Sumenep Sambut Danrem 084, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Daerah
Bupati Fauzi: Kejurprov Voli Pasir U-17 Jadi Wadah Lahirnya Atlet Masa Depan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:48 WIB

Perpisahan yang Mengharukan, Warga Raas Kenang Dedikasi Camat Subiyakto

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:37 WIB

KKN Unira 2026 Dimulai, 25 Mahasiswa Siap Dampingi Desa Tobungan Bangun Desa Tangguh Bencana

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:22 WIB

Keluhan Petani Menguat, DPRD Sumenep Minta Distribusi Pupuk ke Kepulauan Dipercepat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:06 WIB

Musda X LDII Sumenep Hadirkan Dialog Kebangsaan, Dr. Zein Tawarkan Perspektif Islam Berkemajuan

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:52 WIB

Genap Satu Bulan Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Teguhkan Jurnalisme yang Menggerakkan Kepedulian

Berita Terbaru