Jakarta – Ketua Umum Relawan All Cipayung Prabowo-Gibran, David Pajung, menyatakan dukungan terhadap ajakan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk memperkokoh persatuan nasional di tengah dinamika kebangsaan saat ini.
Menurut David, pernyataan Dasco mencerminkan sikap kenegarawanan dan kepedulian terhadap kondisi sosial-politik yang berkembang. Ia menilai, penguatan persatuan menjadi kunci dalam menopang pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam menghadapi berbagai tantangan nasional.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Pernyataan Don Dasco adalah manifestasi nasionalisme. Sebagai politisi berpengalaman, beliau melihat dinamika kebangsaan yang membutuhkan respon bijak,” ujar David dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (4/4/2026).
Ia juga menyoroti fenomena saling serang di media sosial yang dinilai tidak produktif, terutama saat pemerintah tengah fokus menjalankan program untuk kesejahteraan rakyat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terjebak dalam polarisasi politik.
David menegaskan bahwa konsep Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo merupakan pijakan menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, agenda besar tersebut hanya bisa terwujud jika didukung secara kolektif oleh seluruh elemen bangsa.
Lebih lanjut, ia menilai Dasco selama ini dikenal responsif terhadap aspirasi masyarakat. Salah satu contohnya adalah saat merespons aksi demonstrasi pada Agustus 2025 yang berpotensi memicu konflik sosial lebih luas.
“Jika saat itu tidak segera direspons, bukan tidak mungkin eskalasi konflik akan semakin besar. Kepemimpinan yang tenang dan solutif sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, ajakan memperkuat persatuan nasional juga disampaikan Sufmi Dasco Ahmad dalam sebuah seminar di Institut Teknologi Bandung, Kamis (5/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dasco menekankan pentingnya keadilan sosial dalam praktik demokrasi.
Ia menyebut demokrasi tidak cukup hanya berjalan secara prosedural, tetapi juga harus mampu menghadirkan keadilan ekonomi agar kohesi sosial tetap terjaga.
“Demokrasi juga meniscayakan keadilan, terutama keadilan ekonomi. Tanpa itu, kohesi sosial bisa tergerus,” ujar Dasco.
Dalam pidatonya, Dasco juga mengajak masyarakat sipil untuk turut memperkuat persatuan nasional agar pemerintah memiliki ruang dan waktu yang cukup dalam merealisasikan janji-janji pembangunan.
“Pertanyaannya bukan hanya berapa lama waktu yang dibutuhkan pemerintah, tetapi juga seberapa cepat masyarakat bisa bersatu untuk mendukung agenda nasional,” tegasnya.
Ia turut menyinggung langkah pemerintah dalam menata sektor strategis, termasuk pencabutan izin usaha pertambangan yang tidak memberikan manfaat optimal bagi negara.
Ajakan tersebut dinilai sebagai pesan moral yang relevan di tengah tantangan global dan dinamika internal bangsa, sekaligus sebagai upaya menjaga stabilitas sosial dan politik nasional.
Penulis : Rudi
Editor : Novita





