Pantai Salam Saebus Bangkit, Wisata Berbasis Warga Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

- Admin

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUMENEP – Wisata Pantai Salam di Pulau Saebus, Kecamatan Sapeken, kini tak lagi sekadar dikenal sebagai destinasi alam, tetapi mulai menjelma menjadi simbol kebangkitan ekonomi berbasis masyarakat.

Pengembangan Pantai Salam diarahkan sebagai kawasan wisata partisipatif yang memadukan keindahan alam, geliat UMKM, serta kekayaan budaya lokal. Kehadiran destinasi ini diharapkan menjadi wajah baru Pulau Saebus sekaligus ruang tumbuh ekonomi warga setempat.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanni, pengelola Pantai Salam, mengatakan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan sejak satu bulan terakhir. Pembenahan difokuskan pada infrastruktur dasar yang ramah pengunjung.

“Perbaikan dilakukan mulai dari pagar, toilet umum, area parkir, musholla hingga gazebo. Semua untuk menciptakan kenyamanan wisatawan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengelolaan Pantai Salam dibangun melalui sinergi antara pemerintah desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan masyarakat. Prinsip transparansi serta pemberdayaan menjadi fondasi utama.

“Sinergi ini menjadi kekuatan kami. Pengelolaan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan bersama,” jelasnya.

Di era digital, peran generasi muda juga semakin menonjol. Pemuda-pemudi desa kini aktif mempromosikan Pantai Salam melalui berbagai platform media sosial seperti TikTok, Facebook, Instagram, hingga YouTube.

“Kami sadar pentingnya promosi digital. Anak-anak muda mulai aktif membuat konten dan mengelola informasi destinasi agar lebih dikenal luas,” tambah Tanni.

Sementara itu, Encung, salah satu pelaku UMKM lokal, mengaku telah mempersiapkan usahanya untuk menyambut lonjakan wisatawan pasca Lebaran.

“Liburan setelah Lebaran biasanya jadi momen panen bagi kami. Pengunjung pasti ramai seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, Pantai Salam direncanakan mulai dibuka tiga hari setelah Lebaran. Meski demikian, sejumlah stan dan warung milik pelaku UMKM sudah mulai tertata rapi sebagai bentuk kesiapan menyambut wisatawan.

Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, Pantai Salam diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru sekaligus destinasi unggulan di wilayah kepulauan Sumenep.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Kambing di Pasar Lenteng Merangkak Naik
Pasar Baru Siap, DPRD Banyuwangi Minta Pemkab Percepat Relokasi Pedagang
Kandang Kuda ke Cuan, Pemuda Sumenep Raup Jutaan dari Kebun Selada
Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang
Kenaikan Harga Plastik Picu Kekhawatiran – Pemkot Surabaya Lakukan Antisipasi
BBM Langka di Saur Saebus, Aktivitas Warga Sapeken Terancam Lumpuh
Pengusaha Ritel Banyuwangi Minta Penertiban Toko 24 Jam, Soroti Ketimpangan Aturan
Tiket Pesawat Naik 9–13 Persen, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Rp 2,6 Triliun

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 01:32 WIB

Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Kambing di Pasar Lenteng Merangkak Naik

Jumat, 17 April 2026 - 14:30 WIB

Pasar Baru Siap, DPRD Banyuwangi Minta Pemkab Percepat Relokasi Pedagang

Senin, 13 April 2026 - 09:47 WIB

Kandang Kuda ke Cuan, Pemuda Sumenep Raup Jutaan dari Kebun Selada

Kamis, 9 April 2026 - 11:08 WIB

Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang

Selasa, 7 April 2026 - 11:36 WIB

Kenaikan Harga Plastik Picu Kekhawatiran – Pemkot Surabaya Lakukan Antisipasi

Berita Terbaru