Dua SPPG di Pamekasan Dihentikan Sementara, Tak Penuhi Standar Operasional

- Admin

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PAMEKASAN – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pamekasan karena tidak memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Koordinator Wilayah BGN Pamekasan, Hariyanto Rahmansyah, menjelaskan bahwa dua SPPG yang dimaksud adalah SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari dan SPPG Yayasan As-Salman.

“Langkah ini merupakan bagian dari proses evaluasi yang menjadi perhatian khusus pimpinan. Untuk sementara, penerima manfaat diharapkan bersabar hingga dapur kembali beroperasi,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah BGN bersama Satgas MBG Pamekasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPPG beberapa waktu lalu.

Dari hasil sidak, ditemukan bahwa sarana dan prasarana di kedua SPPG tersebut belum memenuhi ketentuan yang berlaku. Selain itu, juga terdapat temuan terkait menu makanan yang disajikan.

Hariyanto menegaskan, pihak pengelola telah diminta segera melakukan pembenahan menyeluruh agar dapat kembali beroperasi sesuai standar yang ditetapkan.

BGN memastikan langkah ini dilakukan demi menjaga kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, sekaligus menjamin keamanan dan kelayakan konsumsi makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Facebook Comments Box

Penulis : Hudan

Editor : Novita

Berita Terkait

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak
Bupati Fauzi Serahkan Bantuan RTLH, Dorong Warga Tingkatkan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan
Pelayanan Kian Berkualitas, Indikator Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Nyaris Sempurna

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:41 WIB

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:51 WIB

57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:47 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:05 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika

Berita Terbaru