Dilayani dengan Hati, Pasien Saraf Kejepit Puji Pelayanan RSUD Sumenep

- Admin

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pelayanan cepat dan tanggap kembali ditunjukkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Kali ini, apresiasi datang dari pasien penderita saraf kejepit rawat jalan yang merasakan langsung penanganan medis yang ramah, profesional, dan memuaskan.

Mendaftar lewat antrean digital Mobile JKN, penderita saraf kejepit IM warga Kacongan langsung disambut dengan pelayanan ramah petugas yang berjaga di depan mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri.

IM, warga Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep, yang menjalani pengobatan saraf kejepit, mengaku terbantu dengan adanya sistem pendaftaran mandiri. Meski berbasis teknologi, sentuhan manusia tetap hadir melalui petugas yang berjaga dengan sigap dan ramah.

“Saya sudah dua kali daftar lewat mesin. Awalnya bingung, tapi petugas di sana langsung menyambut dan membantu dengan sabar. Rasanya seperti tidak sedang di rumah sakit, tapi dilayani layaknya tamu penting,” ujarnya, Jumat, 24/07/2025.

Ia menyebut, proses pendaftaran menjadi jauh lebih cepat dan tidak menimbulkan antrean panjang seperti dulu. Menurutnya, paduan teknologi dan keramahan petugas membuat layanan RSUD Sumenep patut diacungi jempol.

Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati, menyambut pujian tersebut. Ia menegaskan bahwa petugas di area Anjungan Mandiri memang disiapkan tidak hanya untuk membantu teknis, tetapi juga menghadirkan nuansa pelayanan yang manusiawi.

“Kami tidak ingin pasien merasa asing hanya karena teknologi. Oleh karena itu, kami tempatkan petugas yang bukan hanya cekatan, tapi juga ramah. Inilah wajah baru pelayanan publik yang kami bangun,” tegasnya.

dr. Hj. Erliyati, M.Kes ini menyebut, pihak rumah sakit juga membuka layanan pengaduan dan saran bagi pasien agar kualitas pelayanan semakin baik dan merata.

“Setiap kritik dan saran dari masyarakat adalah energi positif bagi RSUD untuk tumbuh lebih baik dan tetap hadir sebagai rumah sakit yang melayani dengan hati.”

Dengan perpaduan teknologi dan pelayanan berbasis empati, RSUD Sumenep terus membuktikan diri sebagai rumah sakit yang tidak hanya mengobati, tetapi juga memanusiakan manusia.

Pasien saraf kejepit rawat jalan  menyampaikan terima  kasihnya kepada tim medis dan perawat di RSUD Sumenep yang telah memberikan layanan responsif.

“Saya awalnya khawatir karena saraf kejepit ini sakitnya luar biasa. Tapi alhamdulillah, dokter dan perawat di sini sangat peduli. Pelayanannya cepat, mereka sabar, dan penjelasan medisnya juga mudah dipahami. Minggu depan saya harus Fisioterapy lagi ,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Andriansyah

Berita Terkait

Stunting Turun Jadi 11,6 Persen, Pemkab Sumenep Perkuat Intervensi Melalui Bantuan Susu
Wamenkes Usul Imunisasi Akhir Pekan di Aceh, Libatkan Ayah demi Tingkatkan Cakupan Vaksin
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, 10 Produk Berizin Resmi
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Validasi Data dan Keselamatan Pasien
Media Sosial dan Tekanan Mental Antara Validasi Diri dan Realitas Semu
Pemulihan Penglihatan Massal, Banyuwangi Lanjutkan Operasi Katarak Gratis 2026
Lewat Program CSR, PUDAM Banyuwangi Biayai BPJS Kesehatan 250 Pekerja Rentan
Ketua Umum BRN dr. Reagen Tegaskan Komitmen Perangi Stunting demi SDM Unggul

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:14 WIB

Stunting Turun Jadi 11,6 Persen, Pemkab Sumenep Perkuat Intervensi Melalui Bantuan Susu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:27 WIB

Wamenkes Usul Imunisasi Akhir Pekan di Aceh, Libatkan Ayah demi Tingkatkan Cakupan Vaksin

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:37 WIB

BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, 10 Produk Berizin Resmi

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:44 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Validasi Data dan Keselamatan Pasien

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:01 WIB

Media Sosial dan Tekanan Mental Antara Validasi Diri dan Realitas Semu

Berita Terbaru

Opini

Indonesia Tidak Hanya Dikorupsi, Tetapi Dirampok

Minggu, 7 Jun 2026 - 06:55 WIB