Demo Pilkades di Sampang Ricuh, Polisi Tembak 8 Kali Gas Air Mata

- Admin

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang – Demo menuntut digelarnya pemilihan kepala desa (Pilkades) di Gedung DPRD Sampang berakhir ricuh. Polisi terpaksa melepaskan 8 tembakan gas air mata ke massa yang mulai rusuh.

Pantauan di lokasi massa datang dengan berjalan kaki menuju mulai Pukul 14.00 WIB. Mareka tampak membawa berbagai spanduk dan poster yang meminta Pilkades segera digelar.

Setiba di depan gerbang gedung DPRD, massa mencoba masuk. Namun Langkah para demonstran tersebut dihalangi oleh aparat yang berjaga.

“Kami minta aparat kepolisian tidak menjadi penghalang kami untuk menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD bukan di jalan Raya,” kata koordinator aksi, Mausul, Selasa ( 28/10/2025)

Karena tetap tak diperbolehkan masuk, massa kemudian mulai melempari berbagai benda ke arah aparat. Aksi saling dorong juga tak terhindarkan bahkan saling baku pukul.

Polisi yang terdesak massa yang kian brutal, akhirnya melepaskan tiga kali tembakan gas air mata ke arah massa. Langkah represif aparat ini sempat membuat massa kocar-kacir menjauhi lokasi.

Namun bukan membubarkan diri, massa semakin liar dan kembali menyerang barikade polisi. Aksi itu pun mendapat reaksi balik dengan kembali melepaskan tembakan gas air mata sebanyak lima kali.

Massa yang terdesak kemudian mundur tapi tak membubarkan diri dan tetap menggelar demo. Korlap aksi bahkan tetap berorasi terus menyemangati massa yang masih bertahan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Residivis di Sampang Bacok Paman dan Adik Kandung, Dua Korban Luka Parah
Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Diduga Dikeroyok Empat Adik Kelas, Pemuda Surabaya Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Dirawat
Wanita di Situbondo Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 7 Meter, Dievakuasi Selamat Setelah Satu Jam
Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar
Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:47 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:17 WIB

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13 WIB

Residivis di Sampang Bacok Paman dan Adik Kandung, Dua Korban Luka Parah

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:46 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:49 WIB

Diduga Dikeroyok Empat Adik Kelas, Pemuda Surabaya Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Dirawat

Berita Terbaru