Bupati Pamekasan Berlakukan Pembatasan Jam Malam untuk Anak

- Admin

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Bupati Kholilurrahman mengeluarkan kebijakan pembatasan jam malam bagi anak untuk mengantisipasi risiko kegiatan negatif. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 300/309/432.305/2025 tentang Pembatasan Jam Malam bagi Anak di Kabupaten Pamekasan.

Bupati Kholil mengatakan kebijakan ini untuk membatasi aktivitas siswa-siswi di luar rumah pada malam hari, yang berlaku mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB. Menurut Bupati, semakin larut malam berpotensi menimbulkan kegiatan negatif. 

Ia menyebut, salah satu contohnya peristiwa pembunuhan yang terjadi pada pukul 03.00 WIB di depan masjid agung Asy-Syuhada beberapa waktu lalu.”Artinya, ketika lewat dari jam 12 malam, sudah rawan terjadi kenakalan remaja dan penyakit masyarakat,” ucapnya, Jumat (28/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Kholil menyampaikan kebijakan jam malam ini diharapakan dapat membantu anak-anak berkonsentrasi pada belajar dan beristirahat secara optimal. Namun, terdapat beberapa pengecualian bagi anak yang diperbolehkan berada di luar rumah, seperti mengikuti kegiatan sekolah atau lembaga pendidikan,  acara keagamaan dan sosial atas izin orang tua.

Kemudian, anak sedang berada di luar rumah bersama orang tua, kondisi darurat atau bencana, dan kondisi lainnya atas sepengetahuan orang tua atau wali. Selama pemberlakuan jam malam, anak dilarang melakukan aktivitas di luar rumah dan berkumpul di tempat umum tanpa sepengetahuan orang tua, terutama yang berpotensi mengarah ke tindak kriminalitas. 

Dengan kebijakan ini, anak juga dilarang berada di lokasi dan mengikuti komunitas yang berpotensi menimbulkan kenakalan remaja, pergaulan bebas, minuman keras, narkotika dan zat adiktif lainnya. Bagi anak yang melanggar aturan itu akan diberlakukan pendekatan persuasif dan edukatif, pembinaan bersama orang tua atau penanggung jawabnya, serta akan koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk kasus yang memerlukan penanganan khusus untuk memberikan sanksi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasokan Energi Aman Meski Kapal Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Siapkan Alternatif Global
Akselerasi Infrastruktur: Pembangunan Terminal Desa Sarongan Terus Dikebut
Ratusan Ribu Warga Banyuwangi Terima Bantuan Pangan, Distribusi Dikebut Capai Target
Seskab Teddy Tegaskan Isu Indonesia Akan Chaos Tidak Benar
Prabowo Perintahkan Evaluasi Ratusan IUP di Kawasan Hutan
Banyuwangi Gelar 86 Festival 2026, Anggaran Infrastruktur Justru Menyusut
Pelantikan Empat Pejabat Tinggi Pratama Dorong Kinerja Pemkab Sumenep
Istana Isyaratkan Reshuffle Kabinet, Teddy Indra Wijaya: “Tunggu Saja”

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:16 WIB

Pasokan Energi Aman Meski Kapal Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Siapkan Alternatif Global

Selasa, 14 April 2026 - 10:05 WIB

Akselerasi Infrastruktur: Pembangunan Terminal Desa Sarongan Terus Dikebut

Selasa, 14 April 2026 - 03:29 WIB

Ratusan Ribu Warga Banyuwangi Terima Bantuan Pangan, Distribusi Dikebut Capai Target

Sabtu, 11 April 2026 - 17:07 WIB

Seskab Teddy Tegaskan Isu Indonesia Akan Chaos Tidak Benar

Kamis, 9 April 2026 - 10:25 WIB

Prabowo Perintahkan Evaluasi Ratusan IUP di Kawasan Hutan

Berita Terbaru