JAKARTA — Istana Kepresidenan mulai membuka suara terkait isu perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengisyaratkan bahwa reshuffle kemungkinan akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Namun demikian, Teddy enggan mengungkapkan waktu pasti pelaksanaan reshuffle tersebut. Ia hanya meminta publik untuk menunggu keputusan resmi dari Kepala Negara.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Tunggu saja,” ujar Teddy singkat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Saat ditanya mengenai kabar reshuffle yang disebut-sebut akan berlangsung dalam waktu dekat, Teddy kembali tidak memberikan penjelasan rinci. Ia menegaskan bahwa seluruh informasi akan disampaikan langsung oleh Presiden.
“Nanti Kepala Negara akan menceritakan semuanya,” katanya.
Teddy juga menekankan bahwa reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden, sehingga semua pihak diminta menghormati dan menunggu keputusan tersebut.
Sebelumnya, isu reshuffle sempat mencuat pada Februari 2026. Saat itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, membantah adanya rencana perombakan kabinet menjelang Ramadan.
Ia menyatakan pemerintah tengah fokus memastikan kesiapan masyarakat dalam menghadapi Ramadan dan Idulfitri 2026.
“Tidak ada reshuffle, karena kita akan memasuki bulan suci Ramadan dan menjelang Lebaran. Pemerintah fokus agar masyarakat dapat menjalani momentum tersebut dengan baik,” ujar Prasetyo kala itu.
Meski sempat dibantah, pernyataan terbaru dari Istana kembali memunculkan spekulasi terkait kemungkinan perombakan kabinet dalam waktu dekat.
Penulis : Rudi
Editor : Novita





