Tiket Pesawat Naik 9–13 Persen, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Rp 2,6 Triliun

- Admin

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah memutuskan memperbolehkan maskapai menaikkan harga tiket pesawat domestik sebesar 9 hingga 13 persen menyusul kenaikan harga avtur. Kebijakan ini diambil dengan sejumlah langkah intervensi agar lonjakan harga tetap terkendali.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah memberikan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 11 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.

“Nah, untuk menjaga kenaikan tiket domestik di kisaran 9–13 persen, langkah pertama adalah PPN DTP 11 persen untuk tiket angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri kelas ekonomi,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,3 triliun per bulan untuk kebijakan tersebut. Program ini direncanakan berlangsung selama dua bulan, dengan total anggaran mencapai Rp 2,6 triliun.

“Kita berikan sekitar Rp 1,3 triliun per bulan. Kalau dipersiapkan dua bulan, totalnya Rp 2,6 triliun agar harga tiket maksimum tetap di 9–13 persen,” jelasnya.

Selain subsidi pajak, pemerintah juga menyesuaikan biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge. Untuk pesawat jet, biaya tersebut naik menjadi 38 persen dari sebelumnya 10 persen, sementara untuk pesawat baling-baling meningkat dari 25 persen menjadi 38 persen.

“Kalau kenaikan dari segi jet sekitar 28 persen dan untuk propeller sekitar 13 persen,” tambah Airlangga.

Di sisi lain, pemerintah turut memberikan insentif berupa bea masuk 0 persen untuk suku cadang pesawat. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan biaya operasional maskapai sekaligus meningkatkan daya saing industri perawatan dan perbaikan pesawat (maintenance, repair, and overhaul/MRO).

Menurut Airlangga, sebelumnya penerimaan bea masuk dari suku cadang pesawat mencapai sekitar Rp 500 miliar per tahun. Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap efisiensi biaya dapat membantu menahan kenaikan harga tiket di tengah tekanan biaya operasional.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara keberlangsungan industri penerbangan dan daya beli masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kualitas Terbukti, UD Indra Jaya Jadi Andalan Pasokan Sapi Bali Banyuwangi
160 Ribu Ton Padi, Banyuwangi Tegaskan Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan
Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Kambing di Pasar Lenteng Merangkak Naik
Pasar Baru Siap, DPRD Banyuwangi Minta Pemkab Percepat Relokasi Pedagang
Kandang Kuda ke Cuan, Pemuda Sumenep Raup Jutaan dari Kebun Selada
Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang
Kenaikan Harga Plastik Picu Kekhawatiran – Pemkot Surabaya Lakukan Antisipasi
BBM Langka di Saur Saebus, Aktivitas Warga Sapeken Terancam Lumpuh

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 07:34 WIB

Kualitas Terbukti, UD Indra Jaya Jadi Andalan Pasokan Sapi Bali Banyuwangi

Rabu, 22 April 2026 - 01:04 WIB

160 Ribu Ton Padi, Banyuwangi Tegaskan Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan

Minggu, 19 April 2026 - 01:32 WIB

Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Kambing di Pasar Lenteng Merangkak Naik

Jumat, 17 April 2026 - 14:30 WIB

Pasar Baru Siap, DPRD Banyuwangi Minta Pemkab Percepat Relokasi Pedagang

Senin, 13 April 2026 - 09:47 WIB

Kandang Kuda ke Cuan, Pemuda Sumenep Raup Jutaan dari Kebun Selada

Berita Terbaru