Riyadhoh Pimpinan hingga Pola Asuh Santri, FKKS Sumenep Studi Banding ke Amanatul Ummah

- Admin

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) Kabupaten Sumenep melakukan studi banding ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah untuk mempelajari secara langsung sistem pengelolaan lembaga pendidikan, pola pembinaan peserta didik, serta praktik pembelajaran yang diterapkan di pesantren tersebut.

Rombongan FKKS diterima oleh pengurus Pondok Pesantren Amanatul Ummah dan mengikuti rangkaian kegiatan yang berfokus pada pemaparan program, diskusi, serta observasi langsung proses pendidikan dan fasilitas penunjang.

Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Prof. Dr. Hj. Asep Syaifuddin, menegaskan bahwa kemajuan lembaga pendidikan tidak lahir secara instan, melainkan melalui kesatuan arah, keteladanan pimpinan, dan pola pendidikan yang berorientasi pada pembinaan manusia.

“Lembaga bisa maju jika seluruh unsur di dalamnya berjalan searah dan kompak. Pimpinan harus banyak riyadhoh, dan guru harus memperlakukan murid seperti anak sendiri-mengayomi, mendidik, dan mengarahkan,” tegas Prof. Asep.

Ia juga menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Amanatul Ummah berdiri mulai tahun 2006 dan menyelenggarakan pendidikan MBI (Madrasah Bertaraf Internasional). Sejumlah program unggulan dijalankan dengan memadukan kurikulum formal, tahfidz, dan muadalah sebagai basis pembinaan santri.

Foto Bersama FKKS Sumenep Saat di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet

Ketua FKKS Kabupaten Sumenep, Masyhuri, menyatakan bahwa studi banding tersebut memberi perspektif baru bagi para kepala sekolah, terutama dalam hal konsistensi pengelolaan lembaga dan keteladanan kepemimpinan.

“Kami melihat langsung bahwa kunci kekuatan Amanatul Ummah ada pada kesatuan visi, keteladanan pimpinan, dan konsistensi menjalankan program. Ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk diterapkan sesuai konteks sekolah di Sumenep,” ujar Masyhuri .

Diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif. Para peserta menggali pengalaman terkait manajemen kelembagaan, pembinaan guru, serta strategi menjaga mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Kegiatan dilanjutkan dengan school tour untuk melihat fasilitas pesantren dan aktivitas belajar mengajar. Observasi ini memberi gambaran nyata tentang sistem pendidikan yang dijalankan secara terstruktur.

Sebagai kesimpulan kegiatan, peserta mencatat tiga poin utama, yakni: kemajuan lembaga hanya dapat dicapai jika seluruh unsur berjalan sejalan dan kompak; pimpinan memiliki kekuatan spiritual melalui riyadhoh; serta kepala sekolah dan guru memperlakukan peserta didik dengan pendekatan pengasuhan layaknya anak sendiri.

Dengan berbagai terobosan yang dijalankan secara istiqamah oleh pengasuh, pengurus, dan para asatidz, Pondok Pesantren Amanatul Ummah dinilai berhasil membangun manajemen pendidikan yang kuat hingga melahirkan kualitas pendidikan bertaraf internasional.

FKKS Kabupaten Sumenep berharap hasil studi banding ini dapat menjadi referensi dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pendidikan Bangkalan Bersiap Naik Kelas Lewat Sekolah Nasional Terintegrasi
Solusi Cerdas Krisis Energi, Siswa SMK Banyuwangi Ciptakan Kompor dari Oli Bekas dan Jelantah
Penjualan LKS di Sekolah Jadi Sorotan Dinas Pendidikan Banyuwangi
Panggung Kreativitas Pelajar Ratusan Siswa SD dan MI Meriahkan FLS2N 2026 Banyuwangi
Studium Generale UNIRA Bersama Idham Khalik Soroti Peran Kampus dalam Demokrasi
Romli Tekankan Optimisme dan Lingkungan Positif dalam Workshop PKM Wiraraja
IPM Terus Meroket, Mendikdasmen Pilih Banyuwangi Jadi Pusat Peringatan Hardiknas Nasional
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Sekolah Ambruk di Bangkalan, Targetkan Perbaikan Rampung 2026

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:35 WIB

Pendidikan Bangkalan Bersiap Naik Kelas Lewat Sekolah Nasional Terintegrasi

Senin, 11 Mei 2026 - 08:31 WIB

Solusi Cerdas Krisis Energi, Siswa SMK Banyuwangi Ciptakan Kompor dari Oli Bekas dan Jelantah

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:08 WIB

Penjualan LKS di Sekolah Jadi Sorotan Dinas Pendidikan Banyuwangi

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:43 WIB

Panggung Kreativitas Pelajar Ratusan Siswa SD dan MI Meriahkan FLS2N 2026 Banyuwangi

Senin, 4 Mei 2026 - 08:17 WIB

Studium Generale UNIRA Bersama Idham Khalik Soroti Peran Kampus dalam Demokrasi

Berita Terbaru

Opini

Bertumbuh, Mengakar, dan Memihak Kaum Mustad’afin

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:43 WIB