IMM Pamekasan Nilai Kehadiran Menteri Pendidikan Momentum Emas Benahi Dunia Pendidikan

- Admin

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pamekasan angkat bicara menanggapi kritik PMII terkait kedatangan Menteri Pendidikan ke Kabupaten Pamekasan yang disebut hanya berpotensi menjadi agenda seremonial dan pencitraan pemerintah daerah.

Ketua PC IMM Pamekasan, Mohammad Ali Nizar, menilai pandangan tersebut terlalu prematur dan tidak melihat sisi positif dari hadirnya pemerintah pusat secara langsung ke daerah.

Menurutnya, kehadiran Menteri Pendidikan justru menjadi kesempatan penting bagi Kabupaten Pamekasan untuk menunjukkan kondisi riil dunia pendidikan yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat.

“Kalau alasannya karena masih banyak persoalan pendidikan lalu Menteri tidak perlu datang, justru itu logika yang keliru. Kehadiran Menteri Pendidikan bisa menjadi jalan agar berbagai persoalan pendidikan di Pamekasan lebih cepat diketahui dan mendapat perhatian langsung dari pusat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa berbagai persoalan seperti sekolah rusak, keterbatasan fasilitas pendidikan, hingga pemerataan kualitas pendidikan memang masih menjadi tantangan bersama. Namun menurutnya, kondisi tersebut harus dijadikan alasan untuk memperkuat kolaborasi, bukan malah membangun narasi penolakan.

“Kedatangan Menteri jangan langsung dicurigai sebagai pencitraan. Yang terpenting adalah bagaimana momentum ini bisa dimanfaatkan untuk memperjuangkan kebutuhan pendidikan masyarakat Pamekasan,” tegas Mohammad Ali Nizar.

Ali juga mengingatkan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun kritik seharusnya tetap dibangun dengan semangat solusi dan perbaikan.

“Jangan sampai energi kita habis hanya untuk membangun opini negatif. Pendidikan ini membutuhkan kerja sama semua pihak, bukan sekadar saling menyalahkan,” lanjutnya.

Menurut Ali, kunjungan Menteri Pendidikan seharusnya menjadi ruang evaluasi bersama agar pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat melihat langsung kebutuhan dunia pendidikan di Pamekasan.

“Dengan Menteri datang langsung, kondisi sekolah, fasilitas pendidikan, hingga kebutuhan guru bisa terlihat secara nyata. Ini justru peluang agar percepatan pembangunan pendidikan bisa lebih diperhatikan,” katanya.

IMM Pamekasan berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mengawal hasil kunjungan Menteri Pendidikan agar benar-benar melahirkan dampak konkret bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Pamekasan.

“Daripada sibuk berpolemik, lebih baik kita bersama-sama mengawal agar kedatangan Menteri Pendidikan benar-benar membawa manfaat bagi dunia pendidikan di Pamekasan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Suryadi

Editor : Novita

Berita Terkait

Konfercab PMII Surabaya di Islamic Centre Ricuh, Kader Unair Diduga Dipukul
Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:49 WIB