PAMEKASAN – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pamekasan angkat bicara menanggapi kritik PMII terkait kedatangan Menteri Pendidikan ke Kabupaten Pamekasan yang disebut hanya berpotensi menjadi agenda seremonial dan pencitraan pemerintah daerah.
Ketua PC IMM Pamekasan, Mohammad Ali Nizar, menilai pandangan tersebut terlalu prematur dan tidak melihat sisi positif dari hadirnya pemerintah pusat secara langsung ke daerah.
Menurutnya, kehadiran Menteri Pendidikan justru menjadi kesempatan penting bagi Kabupaten Pamekasan untuk menunjukkan kondisi riil dunia pendidikan yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat.
“Kalau alasannya karena masih banyak persoalan pendidikan lalu Menteri tidak perlu datang, justru itu logika yang keliru. Kehadiran Menteri Pendidikan bisa menjadi jalan agar berbagai persoalan pendidikan di Pamekasan lebih cepat diketahui dan mendapat perhatian langsung dari pusat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa berbagai persoalan seperti sekolah rusak, keterbatasan fasilitas pendidikan, hingga pemerataan kualitas pendidikan memang masih menjadi tantangan bersama. Namun menurutnya, kondisi tersebut harus dijadikan alasan untuk memperkuat kolaborasi, bukan malah membangun narasi penolakan.
“Kedatangan Menteri jangan langsung dicurigai sebagai pencitraan. Yang terpenting adalah bagaimana momentum ini bisa dimanfaatkan untuk memperjuangkan kebutuhan pendidikan masyarakat Pamekasan,” tegas Mohammad Ali Nizar.
Ali juga mengingatkan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun kritik seharusnya tetap dibangun dengan semangat solusi dan perbaikan.
“Jangan sampai energi kita habis hanya untuk membangun opini negatif. Pendidikan ini membutuhkan kerja sama semua pihak, bukan sekadar saling menyalahkan,” lanjutnya.
Menurut Ali, kunjungan Menteri Pendidikan seharusnya menjadi ruang evaluasi bersama agar pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat melihat langsung kebutuhan dunia pendidikan di Pamekasan.
“Dengan Menteri datang langsung, kondisi sekolah, fasilitas pendidikan, hingga kebutuhan guru bisa terlihat secara nyata. Ini justru peluang agar percepatan pembangunan pendidikan bisa lebih diperhatikan,” katanya.
IMM Pamekasan berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mengawal hasil kunjungan Menteri Pendidikan agar benar-benar melahirkan dampak konkret bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Pamekasan.
“Daripada sibuk berpolemik, lebih baik kita bersama-sama mengawal agar kedatangan Menteri Pendidikan benar-benar membawa manfaat bagi dunia pendidikan di Pamekasan,” pungkasnya.
Penulis : Suryadi
Editor : Novita





