PKB Diminta Evaluasi Nur Faizin, Warga Kangean Butuh Aksi Nyata Bukan Narsis di Media

- Admin

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Penolakan Nur Faizin, anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKB, terhadap kegiatan survei seismik 3D di perairan West Kangean, Sumenep, mulai menuai sorotan. Bukan karena keberaniannya, melainkan lantaran dianggap hanya sebatas manuver politik tanpa aksi nyata.

Seorang tokoh masyarakat Kangean yang enggan disebut namanya, menggandeng aktivis muda Sumenep, Moh Asmuni, untuk menyampaikan tantangan keras kepada legislator muda tersebut. Pesannya lugas: jangan sekadar lantang di media, tapi hadir bersama rakyat di garis depan.

“Kalau memang benar mau berada di barisan masyarakat, silakan turun ke sini. Kami tidak butuh suara di media, tapi bukti nyata. Kami siap menyambut kapan pun dan di mana pun, termasuk PKB perlu memanggil Nur Faizin dengan sikapnya yang selalu narsis dan tidak jelas langkahnya” tegas Asmuni, yang menirukan nada bicara tokoh Kepulauan Kangean, Selasa (30/9/2025).

Kemarahan masyarakat Kangean tak lepas dari rasa kecewa yang menumpuk. Mereka menilai banyak wakil rakyat hanya muncul saat momentum politik, sementara saat rakyat terhimpit, justru hilang tanpa jejak. Bahkan, saking frustrasinya, masyarakat Kepulauan Kangean membuat pamflet “orang hilang” dengan foto-foto para legislator didapilnya yang dianggap absen menyuarakan aspirasi warganya.

Asmuni menegaskan, penolakan Nur Faizin terhadap eksplorasi migas jangan hanya berhenti pada retorika media. “Masyarakat kepulauan sudah terlalu sering dikecewakan. Jika Nur Faizin benar-benar tulus memperjuangkan aspirasi rakyat, ia harus segera datang ke Kangean. Jangan nodai perjuangan ini dengan kepentingan politik,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konfercab PMII Surabaya di Islamic Centre Ricuh, Kader Unair Diduga Dipukul
Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:49 WIB