Surabaya – Masyarakat yang tinggal di kawasan pacet Jawa Timur diminta untuk mewaspadai potensi bencana tanah longsor di musim penghujan. Hal tersebut disampaikan Amien Widodo peneliti kebencanaan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Amien Widodo, Jumat (7/11/2025), mengatakan masyarakat harus ekstra hati-hati dan waspada akan potensi bencana tanah longsor. “Kalau bencana tanah longsor, jelas, khususnya rumahnya yang ada di bukit-bukit tadi,” ujar Amien Widodo. “Jadi, mereka sudah waktunya untuk berkeliling, mencari menuju ke atas bukit, kalau ada retakan-retakan, mereka harus ekstra hati-hati, seperti itu. Dan kewaspadaannya lebih tinggi.”
Amien Widodo mengingatkan, bencana tanah longsor bisa saja terjadi secara tiba-tiba. “Kalau tidak retak, artinya seperti yang terjadi kemarin, tahu-tahu ada longsor,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikabarkan pihak kepolisian setempat juga memberikan hambatan kepada masyarakat untuk tetap waspada akan potensi bahaya tanah longsor di kawasan perbukitan Pacet pada saat tingginya curah hujan. “Mestinya masyarakat sudah harus waspada. Dari kejadian itu kemarin mau ditanamin, tapi tanaman itu, jelas belum bisa dipakai untuk tameng, dari tanah longsor yang lebih dalam dari itu,” ujarnya.
Masyarakat juga diminta untuk terus memantau perkembangan perkiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).





