Pamekasan Tetapkan BPP Tembakau Tahun 2025 Rp64 Ribu Per Kilogram

- Admin

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur menetapkan besaran biara pokok produksi (BPP) tembakau tahun 2025 sebesar Rp64 ribu per kilogram.

“BPP sebesar Rp64 ribu per kilogram ini, untuk tembakau gunung atau perbukitan yang biaya produksinya memang lebih mahal dan kualitasnya lebih bagus,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pamekasan Indah Kurnia Sulistiorini di Pamekasan, Selasa malam.

Ia menjelaskan, penetapan BPP tembakau itu berdasarkan hasil kajian yang dilakukan DKPP Pamekasan bersama perwakilan petani dan pengusaha tembakau.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Indah, penetapan BPP tembakau itu merupakan acuan bagi petani, bukan menjadi ketentuan harga eceran tertinggi.

“Beda dengan barang subsidi lho ya.. Kami menetapkan BPP ini hanya untuk membantu para pelaku usaha tembakau saja, baik petani atau pengusaha,” katanya.

Indah menuturkan, besaran BPP tembakau kali ini dibagi dalam tiga kategori, yakni kategori tembakau gunung, tegal dan tembakau sawah.

Untuk tembakau tegal, BPP tembakau sebesar Rp53.533 per kilogram dan tembakau sawah sebesar Rp47.685 per kilogram.

Menurut Indah, BPP tembakau tahun ini meningkat dibanding 2024.

“Pada 2024 BPP tembakau untuk tembakau sawah sebesar Rp46.725 per kilogram, tembakau tegal Rp52.639 per kilogram dan gunung atau perbukitan Rp63.233 per kilogram,” katanya.

Plt Kepala DKPP Indah Kurnia Sulistiorini lebih lanjut menambahkan, penetapan BPP tembakau 2025 ini menyesuaikan dengan kenaikan biaya satu hari kerja seorang pekerja atau Hari Orang Kerja (HOK) serta biaya operasional lainnya, termasuk harga pupuk.

“Jadi, BPP tembakau ini sudah dianggap logis dan disepakati oleh semua pihak dalam pertemuan yang membahas hal itu di Pendopo Pemkab Pamekasan tadi,” katanya, menjelaskan.

Pemkab Pamekasan berkepentingan ikut membantu para pihak, baik petani maupun pengusaha menentukan BPP, karena tembakau merupakan sumber ekonomi utama bagi masyarakat petani di Pamekasan.

Berkat tanaman tembakau, Pemkab Pamekasan juga mendapatkan bagian dari penerimaan negara melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.

Sementara Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto berharap, BPP tembakau 2025 ini bisa menjadi acuan bagi pengusaha tembakau dalam melakukan pembelian tembakau petani.

“Harapannya, harga beli tembakau oleh pabrikan atau pengusaha tembakau bisa melebihi BPP yang telah ditetapkan,” katanya. (And/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Kambing di Pasar Lenteng Merangkak Naik
Pasar Baru Siap, DPRD Banyuwangi Minta Pemkab Percepat Relokasi Pedagang
Kandang Kuda ke Cuan, Pemuda Sumenep Raup Jutaan dari Kebun Selada
Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang
Kenaikan Harga Plastik Picu Kekhawatiran – Pemkot Surabaya Lakukan Antisipasi
BBM Langka di Saur Saebus, Aktivitas Warga Sapeken Terancam Lumpuh
Pengusaha Ritel Banyuwangi Minta Penertiban Toko 24 Jam, Soroti Ketimpangan Aturan
Tiket Pesawat Naik 9–13 Persen, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Rp 2,6 Triliun

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 01:32 WIB

Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Kambing di Pasar Lenteng Merangkak Naik

Jumat, 17 April 2026 - 14:30 WIB

Pasar Baru Siap, DPRD Banyuwangi Minta Pemkab Percepat Relokasi Pedagang

Senin, 13 April 2026 - 09:47 WIB

Kandang Kuda ke Cuan, Pemuda Sumenep Raup Jutaan dari Kebun Selada

Kamis, 9 April 2026 - 11:08 WIB

Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang

Selasa, 7 April 2026 - 11:36 WIB

Kenaikan Harga Plastik Picu Kekhawatiran – Pemkot Surabaya Lakukan Antisipasi

Berita Terbaru