Jelang Idul Adha Banyuwangi Percepat Vaksinasi PMK untuk Jaga Stok Kurban

- Admin

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Menjelang perayaan Idul Adha 2026, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengambil langkah proaktif untuk menjamin keamanan dan kesehatan hewan kurban. Melalui Dinas Pertanian dan Pangan, program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dikebut secara masif, disertai pengetatan pengawasan lalu lintas ternak di wilayah perbatasan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa langkah ini penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus melindungi peternak dari potensi kerugian.

“Kami ingin memastikan masyarakat Banyuwangi merasa aman dan nyaman saat merayakan Idul Adha. Vaksinasi PMK ini adalah prioritas untuk melindungi peternak kita dari kerugian, sekaligus menjamin bahwa stok hewan kurban di pasaran benar-benar sehat. Saya minta seluruh jajaran terkait untuk terus memantau titik-titik penjualan ternak secara berkala,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Arakhmat Khoiri, menjelaskan bahwa tim medis veteriner telah diterjunkan langsung ke lapangan untuk mempercepat cakupan vaksinasi, terutama pada populasi sapi dan kambing.

“Selain vaksinasi, kami juga memperketat pemeriksaan dokumen kesehatan ternak di pos lalu lintas perbatasan. Hewan yang akan dijadikan kurban wajib memiliki penanda atau sertifikat sehat sebagai jaminan bagi pembeli,” tegasnya.

Sasaran vaksinasi difokuskan pada wilayah sentra peternakan serta ternak yang belum mendapatkan dosis lengkap. Di sisi lain, petugas juga rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar hewan dan penampungan ternak musiman guna memantau potensi gejala klinis penyakit.

Pengawasan ketat diberlakukan terhadap distribusi ternak, baik antarkota maupun antarpulau, melalui jalur darat dan pelabuhan. Langkah ini dinilai krusial mengingat Banyuwangi merupakan salah satu lumbung ternak di Jawa Timur yang turut menyuplai kebutuhan daerah lain.

Selain aspek medis, pemerintah daerah juga menggencarkan edukasi kepada peternak terkait pentingnya sanitasi kandang untuk mencegah penyebaran virus secara mandiri.

Dengan adanya sertifikasi kesehatan pada hewan kurban, masyarakat diharapkan dapat beribadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap isu penyakit ternak. Upaya terpadu ini menjadi jaminan bahwa pelaksanaan Idul Adha 2026 di Banyuwangi akan berjalan lancar, dengan ketersediaan hewan kurban yang memenuhi prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak
Bupati Fauzi Serahkan Bantuan RTLH, Dorong Warga Tingkatkan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan
Pelayanan Kian Berkualitas, Indikator Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Nyaris Sempurna

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:41 WIB

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:51 WIB

57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:47 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:05 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika

Berita Terbaru