Mansur Kritik Keras Pengadaan Seragam: Anggaran Miliaran Tak Sentuh Ekonomi Rakyat

- Admin

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada tahun 2025 melalui Dinas Pendidikan menganggarkan lebih dari Rp 3 miliar untuk pengadaan seragam sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI). Program ini digadang-gadang mampu meringankan beban pendidikan masyarakat, khususnya orang tua siswa.

Namun, program dengan nilai besar ini menuai sorotan tajam. Sejumlah pihak menilai proyek pengadaan seragam jangan hanya sekadar seremonial, tetapi juga harus berdampak nyata bagi perekonomian lokal.

“Dengan anggaran miliaran rupiah, semestinya Dinas Pendidikan bisa lebih serius melibatkan UMKM Sumenep. Kalau semua pengerjaan dikuasai kontraktor besar, jelas pelaku usaha kecil, seperti penjahit lokal, tidak mendapat manfaat apa-apa,” ujar Mansur Mantan Ketua GMNI Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan lain muncul terkait transparansi dan mekanisme pelaksanaan proyek. Publik mendesak agar dinas terkait membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM agar tidak sekadar menjadi penonton di daerah sendiri.

“Program ini jangan sampai menjadi bumerang yang justru mematikan UMKM lokal. Sebaliknya, harus jadi momentum menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme pelibatan UMKM dalam proyek pengadaan seragam sekolah tersebut. (Jk/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dua SPPG di Pamekasan Dihentikan Sementara, Tak Penuhi Standar Operasional
Gebyar Pesona Pantai Boom 2026, PT PPI Salurkan Rp185 Juta untuk Warga Kampung Mandar
Cinta, Luka, dan Penantian, Novel Viral Ini Bikin Pembaca Tersentuh
Ekskul PBB Wajib di MA Pakis Duren, KOKAM Turun Langsung Bentuk Karakter Siswa
Dari Forum Kartini Banyuwangi, Indriato Ingatkan Bahaya Regulasi Tanpa Perspektif Gender
Sah! Heri Sujatmiko Terpilih Aklamasi Pimpin LDII Banyuwangi 2026–2031
Perkuat Logistik Desa, 18 Truk Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Banyuwangi
Langkah Strategis Banyuwangi, Lazismu dan BAZNAS Perkuat Tata Kelola Zakat

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:50 WIB

Dua SPPG di Pamekasan Dihentikan Sementara, Tak Penuhi Standar Operasional

Minggu, 26 April 2026 - 04:29 WIB

Gebyar Pesona Pantai Boom 2026, PT PPI Salurkan Rp185 Juta untuk Warga Kampung Mandar

Sabtu, 25 April 2026 - 08:56 WIB

Cinta, Luka, dan Penantian, Novel Viral Ini Bikin Pembaca Tersentuh

Sabtu, 25 April 2026 - 05:03 WIB

Ekskul PBB Wajib di MA Pakis Duren, KOKAM Turun Langsung Bentuk Karakter Siswa

Jumat, 24 April 2026 - 04:21 WIB

Dari Forum Kartini Banyuwangi, Indriato Ingatkan Bahaya Regulasi Tanpa Perspektif Gender

Berita Terbaru