Lajnah Turots Ilmi: Syaikhona Kholil, Guru Nusantara yang Pengaruhnya Mendunia

- Admin

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan – Dalam rangkaian tasyakuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Syaikhona Muhammad Kholil bin Abdul Latif al-Bangkalani, Lajnah Turots Ilmi menyampaikan dokumen historis kepahlawanan beliau. Penyampaian dilakukan oleh Lora Muhammad Ismail Al-Khalili dan Lora Muhammad Ismail Al-Ascholi.

Mewakili Lajnah, Lora Ismail mengungkap hingga kini telah ditemukan lebih dari 30 karya tulis Syaikhona Kholil dari berbagai bidang keilmuan. Belasan di antaranya telah dicetak dan dapat diakses oleh santri maupun pelajar umum.

“Syaikhona Muhammad Kholil bukan hanya ulama besar, tapi juga pendidik total yang menanamkan nilai keagamaan dan kebangsaan dalam setiap ajarannya,” ujar Ismail. Kamis malam (21/11/2025)

Salah satu temuan penting adalah tulisan tangan beliau tahun 1891 yang menegaskan cinta tanah air sebagai bagian dari iman, merujuk pada hadis “Hubbul Wathan Minal Iman.” Hal ini memperkuat posisi Syaikhona Kholil sebagai tokoh pendidikan Islam yang relevan dengan semangat kebangsaan.

Lajnah juga menelusuri asal-usul gelar “Syaikhona” yang ternyata telah disematkan sejak beliau masih hidup, sebagaimana disebut dalam taklik karya Kiai Sholeh dalam kitab Al-Lujainuddani. Gelar ini mencerminkan ketakziman dan kedekatan spiritual para santri terhadap gurunya.

“Beliau bukan hanya guru pesantren, tapi episentrum jaringan keilmuan ulama Nusantara yang pengaruhnya melampaui batas regional hingga internasional,” tambahnya.

Syekhona Kholil terbukti telah mencetak banyak tokoh bangsa, termasuk KH. Hasyim Asy’ari, KH. Abdul Wahab Hasbullah, KH. As’as Ansori, KH. Mas Mansur, dan lainnya, banyak di antaranya kini juga diakui sebagai pahlawan nasional.

Lajnah Turots Ilmi menegaskan gelar Pahlawan Nasional ini bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan pintu masuk untuk menggali lebih dalam warisan pemikiran Syaikhona Kholil yang sangat dibutuhkan bangsa di era global saat ini.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar
Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Pemkab Sumenep Kukuhkan Tim Ahli Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Sejarah Daerah
Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama
Bareskrim Bongkar Modus Haji Ilegal Gunakan Visa Kerja
Kecelakaan Kereta Bekasi Operasi Evakuasi Rampung, Jalur Mulai Dinormalisasi
Kasus Daycare Yogyakarta: KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Terstruktur, 13 Orang Jadi Tersangka
Tragedi Kemanusiaan di Banyuwangi, Konflik Rumah Tangga Berujung Insiden Tragis

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 17:05 WIB

Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WIB

Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:00 WIB

Pemkab Sumenep Kukuhkan Tim Ahli Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Sejarah Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 19:05 WIB

Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Bareskrim Bongkar Modus Haji Ilegal Gunakan Visa Kerja

Berita Terbaru

Opini

Bertumbuh, Mengakar, dan Memihak Kaum Mustad’afin

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:43 WIB