BANYUWANGI – Momentum Halal Bihalal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI Banyuwangi dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bagi para advokat untuk memperkuat integritas dan nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesinya. Kegiatan tersebut digelar di Restoran Daipong, Watukebo, Kecamatan Blimbingsari, Ahad (5/4/2026).
Acara yang dihadiri pengurus dan anggota itu dibuka oleh Ketua DPC PERADI Banyuwangi, Eko Sutrisno, SH, yang mengajak seluruh anggota mempererat soliditas organisasi. Namun, perhatian peserta tertuju pada pemaparan Indriato Puji Utomo yang menekankan pentingnya dimensi kemanusiaan dalam praktik hukum.
Indriato, yang juga pernah menjabat sebagai Asset Protection Superintendent di PT Bumi Suksesindo, menyampaikan bahwa profesi advokat tidak semata berkutat pada aspek formal hukum.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Profesi advokat bukan hanya soal membedah pasal atau menangani urusan hukum semata, tetapi juga soal kemanusiaan. Tugas kita adalah mencari kebenaran hakiki atas setiap perkara dengan tetap berpegang pada nilai-nilai luhur profesi,” ujar Indriato.
Ia menambahkan, forum silaturahmi seperti Halal Bihalal menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa kebersamaan serta membangun fondasi profesi yang bermartabat di tengah masyarakat.
Penguatan nilai moral juga disampaikan oleh KH. Rifa’i Adam Elzus atau Gus Rifa’i dalam tausiyahnya. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki sisi baik dan buruk, sehingga advokat perlu mengedepankan keadilan yang berimbang dalam menangani perkara.

“Sak apik-apike uwong mesti ono elek’e, lan sak elek-eleke uwong mesti ono apik’e. Kita harus tetap melihat sisi kemanusiaan secara adil karena tidak ada manusia yang sempurna,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen para advokat di Banyuwangi untuk tidak hanya mengedepankan profesionalitas, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moral dan kemanusiaan dalam menegakkan keadilan.
Penulis : Aldi Santoso
Editor : Novita





