IMM Sumenep Geram: Tindakan Brutal Barracuda Berimob Lindas Ojol Saat Demo DPR Ancam Demokrasi

- Admin

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Seorang driver ojek online (ojol) meninggal dunia usai ditabrak mobil lapis baja milik Brimob di Jalan Peramburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam. Detik-detik insiden tabrakan itu terekam dalam sebuah video viral di media sosial dan beredar di gorup-gorup whatsapp.

Tindakan brutal yang diduga dilakukan oleh aparat Brimob hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa dari kalangan masyarakat sipil, menuai amarah di berbagai kalangan, termasuk dari aktivis mahasiswa.

Ketua Umum PC IMM Sumenep, Moh. Ridho Ilahi Robbi, mengecam tindakan aparat yang dinilainya sebagai bentuk pelanggaran terhadap nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia.

“Kami melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana negara menggunakan aparatus kekuasaannya untuk membungkam suara rakyat. Ini bukan lagi sekadar tindakan represif ini adalah bentuk nyata pembantaian terhadap warga negara yang sedang menuntut keadilan,” ujar Ridho.

Lebih lanjut, Ridho menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam terhadap praktik kekerasan yang dilakukan secara sistematis dan dibiarkan begitu saja oleh negara.

“Jika aparat masih merasa kebal hukum dan dibiarkan terus melakukan kekerasan, maka jangan salahkan jika kemarahan rakyat suatu hari nanti tak bisa lagi dibendung. Jangan sampai amarah rakyat membakar negeri ini,” tegasnya.

Ia juga meminta agar pemerintah dan institusi kepolisian bertindak cepat dan tegas dalam mengusut tuntas peristiwa ini. “Pecat komandan lapangan, adili pelaku yang bertanggung jawab, dan pulihkan kepercayaan publik! Kalau tidak, rakyat akan mengambil langkahnya sendiri,” katanya.

Menurut Ridho, demokrasi yang diperjuangkan dengan darah dan air mata tidak boleh dikoyak begitu saja oleh kebrutalan oknum aparat.

Pernyataan keras dari PC IMM Sumenep ini menjadi salah satu dari sekian banyak suara mahasiswa di seluruh Indonesia yang mulai menggeliat, menyuarakan perlawanan atas tindakan kekerasan negara terhadap rakyat sipil. (An/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar
Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Pemkab Sumenep Kukuhkan Tim Ahli Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Sejarah Daerah
Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama
Bareskrim Bongkar Modus Haji Ilegal Gunakan Visa Kerja
Kecelakaan Kereta Bekasi Operasi Evakuasi Rampung, Jalur Mulai Dinormalisasi
Kasus Daycare Yogyakarta: KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Terstruktur, 13 Orang Jadi Tersangka
Tragedi Kemanusiaan di Banyuwangi, Konflik Rumah Tangga Berujung Insiden Tragis

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 17:05 WIB

Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WIB

Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:00 WIB

Pemkab Sumenep Kukuhkan Tim Ahli Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Sejarah Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 19:05 WIB

Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Bareskrim Bongkar Modus Haji Ilegal Gunakan Visa Kerja

Berita Terbaru

Opini

Bertumbuh, Mengakar, dan Memihak Kaum Mustad’afin

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:43 WIB