Lumajang – Belasan rumah warga Lumajang Jawa Timur terdampak terjangan lahar dingin Semeru. Menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Lumajang Isnugroho ketika dikonfirmasi membenarkan adanya video di media sosial tersebut merupakan letusan skunder Semeru.
Kondisi demikian menyusul adanya hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di puncak Semeru mengakibatkan lahar dingin terjadi atau banjir sampai terjadi amak 35 mm, mengakibatkan letusan sekunder, yang terdampak yakni Dusun Sumber Urip Desa Jugosari dan Dusun Kajar Kosong Desa Sumberwuluh.
Kalaksa BPBD Lumajang juga menyampaikan sebenarnya lahar dingin, karena melewati area bebatuan terpendam yang masih panas terjadilah letusan sekunder pada area tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Akibat musibah tersebut sejumlah rumah terdampak yakni 9 rumah terdampak 2 rusak berat di kawasan Sumberlangsep dan di Kajar kosong 3 rumah, namun demikian petugas BPBD Lumajang masih belum bisa melakukan assesment karena jalan belum bisa dilewati,”Jelasnya Jumat (05/12/2025).
Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono juga membenarkan kejadian tersebut hujan deras terjadi di Puncak Semeru sekitar pukul 11.00 WIB dan terjadi lahar dingin.
“Iya di Dusun Sumberlangsep Desa Jugosari Kecamatan Candiporo kejadiannya siang tadi, “Tutupnya (*)





