Sumur Bor di Sumenep Semburkan Gas Berbau Belerang, Sempat Muncul Api, Warga Panik

- Admin

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUMENEP – Warga Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, dibuat panik oleh fenomena tak biasa dari sebuah sumur bor, Kamis (26/3/2026). Dari kedalaman sekitar 20 meter, sumur tersebut tiba-tiba mengeluarkan aroma menyengat mirip gas belerang, bahkan sempat memunculkan api.

Peristiwa bermula saat proses pengeboran dilakukan di lahan milik seorang petani. Ketika pekerja melakukan pelebaran casing, bau gas menyengat mendadak keluar dari dalam sumur, memicu kekhawatiran adanya kandungan gas berbahaya.

Situasi berubah mencekam saat salah satu pekerja mencoba menyalakan korek api di atas lubang paralon. Secara mengejutkan, api langsung menyambar dari dalam sumur, mengindikasikan adanya gas mudah terbakar yang berpotensi memicu kebakaran hingga ledakan.

Menyadari bahaya tersebut, pekerja dengan sigap menutup lubang menggunakan kain basah hingga api berhasil dipadamkan. Meski demikian, kejadian itu sudah cukup membuat warga sekitar geger dan meningkatkan kewaspadaan.

Aparat gabungan dari kepolisian dan TNI segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan. Garis polisi dipasang, dan warga diminta menjauh dari area sumur demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, menegaskan bahwa langkah cepat telah dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya yang lebih besar.

“Kami telah mengamankan lokasi dan menghentikan sementara aktivitas pengeboran. Masyarakat diminta tidak mendekat demi keselamatan,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan BPBD untuk penanganan lanjutan. Potensi keberadaan gas mudah terbakar menjadi perhatian serius, mengingat risiko kebakaran atau ledakan bisa terjadi jika tidak ditangani secara tepat.

Hingga kini, lokasi masih dalam pengawasan ketat aparat. Warga diimbau tetap tenang namun waspada sambil menunggu hasil investigasi dan penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas pengeboran memiliki risiko tersendiri, terutama ketika berhadapan dengan potensi gas alam yang tidak terdeteksi sebelumnya.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum
Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi
KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:41 WIB

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:51 WIB

57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Berita Terbaru