Salju Langka Selimuti Arab Saudi Akibat Cuaca Ekstrem

- Admin

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riyadh: Salju menyelimuti sejumlah wilayah Arab Saudi pada Rabu (17/12/2025) dan Kamis (18/12/2025) seiring turunnya suhu secara drastis. Fenomena ini menciptakan pemandangan musim dingin yang tidak biasa di negara yang identik dengan gurun.

Fenomena cuaca ekstrem ini terutama melanda wilayah utara Kerajaan, ketika udara dingin disertai hujan lebat memengaruhi berbagai kota dan daerah. Salah satu lokasi yang terdampak adalah Trojena di Jebel Al-Lawz, Provinsi Tabuk, yang berada di ketinggian hingga 2.600 meter.

Melansir dari Arab News, kawasan pegunungan tersebut tertutup salju dan juga mengalami hujan ringan. Selain itu, hujan ringan hingga sedang dilaporkan terjadi di Bir Bin Hermas, Al-Ayinah, Ammar, Kegubernuran AlUla, serta Shaqra dan wilayah sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Riyadh mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Di ibu kota Saudi, hujan mulai turun sejak dini hari Kamis (18/12/2025) dan awan tebal bertahan sepanjang hari.

Kondisi cuaca buruk telah berlangsung sejak awal pekan ini di Riyadh. Situasi tersebut mendorong otoritas setempat mengalihkan seluruh kegiatan belajar mengajar ke sistem pembelajaran jarak jauh.

Wilayah Qassim, termasuk kota Buraidah, juga mencatat hujan sedang hingga lebat, sedangkan Wilayah Tabuk mengalami hujan ringan hingga sedang. Fenomena salju juga terlihat di sebagian Wilayah Hail pada Rabu (17/12/2025) malam.

Fenomena tersebut terjadi terutama di area sekitar kota Hail, disertai hujan yang melanda sejumlah kegubernuran. Pusat Meteorologi Nasional (NCM) memperkirakan salju masih berpotensi turun di bagian utara Wilayah Riyadh.

Kegubernuran Al-Majmaah dan Al-Ghat yang terletak di utara Riyadh dilaporkan mengalami hujan salju. Salju tersebut menyebabkan penumpukan di dataran tinggi dan area terbuka.

Menurut NCM, kondisi cuaca ekstrem ini disebabkan oleh masuknya massa udara dingin yang disertai awan pembawa hujan. Akibatnya, suhu di beberapa lokasi turun hingga di bawah nol derajat Celsius.

Otoritas meteorologi telah mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat. Warga diimbau berhati-hati, khususnya saat berkendara, karena berpotensi terbentuk es di jalan.

Selain salju, angin kencang, hujan es, dan kabut juga diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut mendorong warga dan pihak berwenang membatasi aktivitas demi menjaga keselamatan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Amerika Serikat Serang Venezuela: Trump Ungkap Presiden Maduro Ditangkap
UMSurabaya Catat Prestasi Internasional, Penelitinya Tampil di BRICS Youth Dialogue 2025
BNN Bongkar Pengendali 2 Ton Sabu: Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja
Wapres Gibran Tegaskan Komitmen Indonesia Perjuangkan Pertumbuhan Ekonomi Global
Akhmad Ma’ruf Ikut Aksi di Depan Trump Tower, Suarakan Dukungan untuk Palestina Merdeka

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:13 WIB

Amerika Serikat Serang Venezuela: Trump Ungkap Presiden Maduro Ditangkap

Sabtu, 20 Desember 2025 - 09:22 WIB

Salju Langka Selimuti Arab Saudi Akibat Cuaca Ekstrem

Minggu, 7 Desember 2025 - 04:42 WIB

UMSurabaya Catat Prestasi Internasional, Penelitinya Tampil di BRICS Youth Dialogue 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:30 WIB

BNN Bongkar Pengendali 2 Ton Sabu: Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja

Minggu, 23 November 2025 - 12:57 WIB

Wapres Gibran Tegaskan Komitmen Indonesia Perjuangkan Pertumbuhan Ekonomi Global

Berita Terbaru

Opini

Dampak Globalisasi Terhadap Negara-Negara Miskin

Selasa, 3 Feb 2026 - 04:01 WIB

Daerah

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Feb 2026 - 17:04 WIB