Wapres Gibran Tegaskan Komitmen Indonesia Perjuangkan Pertumbuhan Ekonomi Global

- Admin

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu penggerak utama kerja sama negara-negara berkembang. Hal itu disampaikannya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2025 di Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu (22/11/2025). 

Hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto, Wapres menyampaikan komitmen Indonesia untuk memperjuangkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Yaitu dengan akses pembiayaan global yang lebih adil bagi negara berkembang.

Pada sesi pembukaan, Wapres menyampaikan salam hormat Presiden Prabowo kepada Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa. Dia juga mengapresiasi penyelenggaraan KTT G20 pertama di benua Afrika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Izinkan saya menyampaikan salam dari Presiden Prabowo kepada Presiden Ramaphosa dan seluruh pemimpin G20,” ujarnya. “Kami menghargai sambutan hangat serta penyelenggaraan yang sangat baik oleh Pemerintah Afrika Selatan.”

Wapres menilai penyelenggaraan G20 di Afrika sebagai simbol perubahan geopolitik. Di mana semakin menempatkan negara-negara Selatan Global sebagai kekuatan strategis dalam arsitektur ekonomi dunia.

“KTT ini bersejarah karena pertama kali berlangsung di tanah Afrika. Hal ini menandai perubahan besar, di mana negara-negara Selatan Global semakin menjadi bagian penting dalam tata kelola global,” ujarnya.

Wapres tampil berpidato pada Sesi Pertama bertema “Inclusive and Sustainable Economic Growth Leaving No One Behind”.

Pada kesempatan itu dia menekankan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo konsisten memperjuangkan pertumbuhan yang adil dan inklusif.

“Indonesia percaya bahwa pertumbuhan global harus kuat sekaligus adil dan inklusif agar semua negara dapat merasakan manfaatnya,” ucapnya. Wapres juga mengajak negara anggota G20 memperluas akses pembiayaan, terutama bagi negara-negara berkembang yang menghadapi tantangan perubahan iklim.

“Pembiayaan harus semakin mudah diakses, lebih pasti, dan lebih setara. Transisi energi, adaptasi, dan mitigasi memerlukan dukungan pembiayaan inovatif yang terjangkau,” katanya.

Lebih jauh, Wapres memaparkan langkah Indonesia dalam penguatan pendanaan iklim, digitalisasi, dan inklusi keuangan. Dalam hal ini Indonesia mengalokasikan anggaran sekitar USD2,5 miliar per tahun untuk mendukung UMKM hijau, asuransi pertanian, dan infrastruktur tangguh. 

“Sistem pembayaran digital seperti QRIS menunjukkan bagaimana teknologi sederhana dapat memperluas akses keuangan dan mengurangi kesenjangan,” katanya. Dia juga menyoroti perlunya dialog G20 terkait aset digital dan kecerdasan buatan.

“Aset digital menghadirkan peluang sekaligus risiko. Karena itu, Indonesia mendorong G20 membuka dialog mengenai ekonomi digital dan kecerdasan buatan,” ucapnya.

Menurut Wapres, tidak ada satu model pembangunan yang cocok untuk semua. “Karena itu, kerja sama internasional seharusnya memberdayakan, bukan menciptakan ketergantungan,” katanya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Perjuangkan Penghapusan Kemiskinan
Soal Pembenahan Bursa Saham, Ketahui Mandat Presiden Prabowo
Said Abdullah Usulkan Syarat Minal 21 Kursi Parlemen
Salamuddin Daeng: BI Wajib Selaraskan Kebijakan Pengendalian DHE SDA Sesuai Amanat Pasal 33 UUD 1945
Resmi, PN Solo Tetapkan KGPH Purboyo Bergelar Pakubuwono XIV
Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan UHC Awards 2026
Peta Persaingan Sekda Sumenep Bergerak, Nama Abd. Rahman Riadi Menguat
Konsisten dalam Kebaikan, Praneda Care Foundation Kembali Hadir di Aceh Tamiang Berikan Bantuan

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:42 WIB

Soal Pembenahan Bursa Saham, Ketahui Mandat Presiden Prabowo

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:39 WIB

Said Abdullah Usulkan Syarat Minal 21 Kursi Parlemen

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:55 WIB

Salamuddin Daeng: BI Wajib Selaraskan Kebijakan Pengendalian DHE SDA Sesuai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:53 WIB

Resmi, PN Solo Tetapkan KGPH Purboyo Bergelar Pakubuwono XIV

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:35 WIB

Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan UHC Awards 2026

Berita Terbaru

Opini

Dampak Globalisasi Terhadap Negara-Negara Miskin

Selasa, 3 Feb 2026 - 04:01 WIB

Daerah

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Feb 2026 - 17:04 WIB