PKDI Sumenep Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Koperasi Desa Merah Putih

- Admin

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUMENEP – Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk mendukung dan menyukseskan program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua PKDI Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, pada Sabtu (7/3/2026). Ia menilai keberadaan KDMP memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi di tingkat desa.

“KDMP bukan sekadar koperasi. Program ini menjadi sarana untuk meningkatkan kemandirian ekonomi desa, memberdayakan usaha mikro, serta menumbuhkan kesejahteraan masyarakat secara nyata,” ujar Ubaid.

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan dengan Komandan Distrik Militer (Dandim) yang baru bersama Pembina PKDI Sumenep, Miskun Legiyono. Dalam pertemuan tersebut, keduanya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan para kepala desa untuk memastikan program tersebut berjalan optimal.

Menurut Ubaid, pengelolaan KDMP harus dilakukan secara profesional dan transparan agar mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.

“Kami sepakat bahwa koperasi ini harus dikelola dengan baik dan berpihak kepada masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, KDMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal di desa,” katanya.

Sementara itu, Pembina PKDI Sumenep, Miskun Legiyono, menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan kepada desa-desa dalam pengembangan koperasi tersebut. Pendampingan itu meliputi pembentukan struktur pengurus, pelatihan manajemen koperasi, hingga membantu pemasaran produk lokal yang dihasilkan masyarakat.

“Kami ingin koperasi ini tidak hanya berdiri secara formal, tetapi benar-benar berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” tegas Miskun.

Ia menambahkan, program KDMP juga diharapkan menjadi sarana edukasi ekonomi bagi masyarakat desa. Melalui koperasi tersebut, warga didorong memahami pengelolaan keuangan, prinsip kerja sama, serta pentingnya transparansi dalam pengelolaan usaha bersama.

“Ini bukan hanya soal modal atau keuntungan, tetapi bagaimana membangun budaya gotong royong dan kesadaran ekonomi yang kuat di desa,” ujarnya.

PKDI Sumenep berharap implementasi KDMP di berbagai desa dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia, sekaligus memperkuat peran kepala desa sebagai pemimpin yang mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, KDMP menjadi pilar penting pembangunan desa, memperkuat kemandirian ekonomi, dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” pungkas Miskun.

Dengan dukungan berbagai pihak serta perencanaan yang matang, PKDI Sumenep optimistis Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi simbol transformasi ekonomi desa yang berdampak tidak hanya secara finansial, tetapi juga sosial dan budaya. (Gw/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wanita di Situbondo Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 7 Meter, Dievakuasi Selamat Setelah Satu Jam
Stunting Turun Jadi 11,6 Persen, Pemkab Sumenep Perkuat Intervensi Melalui Bantuan Susu
Sulton Amrilladzi Sebut Gugatan PMH Tak Menghapus Proses Pidana yang Berjalan
Perolehan Kurban Muhammadiyah Sumenep Tembus 54 Sapi dan 27 Kambing
Muhammadiyah Sumenep Tetapkan 23 Titik Shalat Idul Adha 1447 H, Digelar di Daratan hingga Kepulauan
Sumenep Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah di FTBIN 2026
Jelang Idul Adha, Ribuan Warga Kepulauan Sumenep Kembali Nikmati Mudik Gratis
Reformasi Birokrasi Sumenep Naik Signifikan, Raih Predikat A- dari Kemenpan-RB

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:21 WIB

Wanita di Situbondo Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 7 Meter, Dievakuasi Selamat Setelah Satu Jam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:14 WIB

Stunting Turun Jadi 11,6 Persen, Pemkab Sumenep Perkuat Intervensi Melalui Bantuan Susu

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:56 WIB

Sulton Amrilladzi Sebut Gugatan PMH Tak Menghapus Proses Pidana yang Berjalan

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:14 WIB

Perolehan Kurban Muhammadiyah Sumenep Tembus 54 Sapi dan 27 Kambing

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:46 WIB

Muhammadiyah Sumenep Tetapkan 23 Titik Shalat Idul Adha 1447 H, Digelar di Daratan hingga Kepulauan

Berita Terbaru