Sumenep Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah di FTBIN 2026

- Admin

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kabupaten Sumenep menerima penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 di Depok, Senin (25/05/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bupati Fauzi menyampaikan bahwa bahasa daerah memiliki peran penting sebagai identitas, karakter, sekaligus warisan budaya masyarakat yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi.

“Bahasa daerah bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga cerminan karakter dan jati diri masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep selama ini konsisten mendorong berbagai program pelestarian bahasa daerah melalui dunia pendidikan maupun kegiatan budaya di lingkungan masyarakat.

Berbagai program yang dijalankan di antaranya penerapan muatan lokal di sekolah, lomba pidato bahasa daerah, kegiatan mendongeng, hingga kolaborasi dengan komunitas budaya dan lembaga pendidikan.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menggunakan dan melestarikan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.

“Pelestarian bahasa daerah membutuhkan dukungan bersama agar tetap hidup dan tidak hilang oleh arus globalisasi,” tambahnya.

Penghargaan dari Kemendikdasmen itu menjadi bukti bahwa upaya pelestarian budaya lokal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendapat apresiasi dan penilaian positif di tingkat nasional.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Konfercab PMII Surabaya di Islamic Centre Ricuh, Kader Unair Diduga Dipukul
Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:49 WIB