Aparat Didesak Bertindak, Dugaan Pengisian Jerigen di SPBU Pertamina 54.694.07 Jadi Sorotan

- Admin

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUMENEP – Di tengah keluhan masyarakat Kabupaten Sumenep yang kesulitan memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM), muncul dugaan praktik pengisian BBM bersubsidi menggunakan jerigen dalam jumlah besar di SPBU Pertamina 54.694.07 yang berlokasi di Jalan Raya Gapura No. 55, Pandaringan Barat, Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (26/6/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pengisian BBM ke dalam sejumlah jerigen diduga dilakukan secara berulang oleh pihak yang sama, sehingga memunculkan dugaan adanya penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

Di saat masyarakat harus mengantre cukup lama untuk memperoleh beberapa liter BBM, aktivitas pengisian jerigen tersebut disebut berlangsung tanpa hambatan. Kondisi itu memicu pertanyaan dari warga mengenai efektivitas pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi.

Salah seorang mahasiswa, Abd. Halim, mengaku harus mengantre untuk mendapatkan BBM demi keperluan perjalanan ke luar kota. Namun, pada saat yang sama, ia mengaku melihat adanya pengisian BBM ke dalam jerigen dalam jumlah banyak.

“Kalau masyarakat biasa harus mengantre, kenapa ada yang bisa mengisi jerigen berkali-kali?” ujarnya.

Sesuai ketentuan yang berlaku, pengisian BBM bersubsidi menggunakan jerigen pada prinsipnya hanya diperbolehkan apabila memenuhi persyaratan tertentu, termasuk adanya surat rekomendasi dari instansi yang berwenang sesuai regulasi yang ditetapkan pemerintah dan ketentuan PT Pertamina (Persero).

Situasi tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan di lapangan. Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah aktivitas tersebut telah sesuai dengan ketentuan atau justru mengarah pada penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi merupakan perbuatan yang dapat dikenai sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk Polres Sumenep, PT Wira Usaha Sumekar (PT WUS), Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, serta pengelola SPBU Pertamina 54.694.07, segera melakukan investigasi dan memberikan penjelasan kepada publik. Apabila ditemukan pelanggaran, warga meminta agar sanksi diberikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Pertamina 54.694.07 maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas pengisian BBM menggunakan jerigen tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak demi menjaga keberimbangan pemberitaan.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Berita Terbaru