Perolehan Kurban Muhammadiyah Sumenep Tembus 54 Sapi dan 27 Kambing

- Admin

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Sumenep mencatat perolehan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah mencapai 54 ekor sapi dan 27 ekor kambing. Jumlah tersebut berasal dari berbagai masjid Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Ortom hingga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep.

Capaian tersebut menjadi gambaran tingginya semangat warga Muhammadiyah dalam menjalankan ibadah kurban sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Sekretaris PDM Sumenep, Abu Bakar, menyampaikan bahwa jumlah hewan kurban tahun ini menunjukkan antusiasme warga Muhammadiyah yang sangat tinggi dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.

“Alhamdulillah, perolehan sementara mencapai 54 sapi dan 27 kambing. Ini menunjukkan semangat berkurban warga Muhammadiyah Sumenep sangat luar biasa dan terus tumbuh setiap tahun,” ujarnya.

Menurutnya, ibadah kurban bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana mempererat solidaritas sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pembagian daging kurban secara merata.

Salah seorang warga Muhammadiyah yang juga menjadi pekurban mengaku bersyukur dapat kembali melaksanakan ibadah kurban tahun ini bersama warga Muhammadiyah lainnya.

“Berkurban memberi kebahagiaan tersendiri karena bisa berbagi dengan masyarakat. Melihat jumlah kurban Muhammadiyah Sumenep tahun ini cukup besar tentu sangat membanggakan dan menunjukkan semangat kebersamaan warga Muhammadiyah masih sangat kuat,” tuturnya.

Momentum Idul Adha diharapkan semakin memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Konfercab PMII Surabaya di Islamic Centre Ricuh, Kader Unair Diduga Dipukul
Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:49 WIB