Penyuluhan Hukum KKN Wiraraja Dorong Warga Campaka Waspada Kekerasan Seksual

- Admin

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja menyelenggarakan penyuluhan hukum bertajuk Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Balai Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat desa terhadap isu kekerasan seksual yang kerap terjadi di lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menghadirkan Zainol Arief, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum Universitas Wiraraja, sebagai narasumber. Ia memaparkan berbagai bentuk kekerasan seksual, ketentuan hukum yang mengaturnya, serta konsekuensi hukum dan sosial yang dapat timbul akibat tindak pidana tersebut.

Zainol Arief menjelaskan bahwa kekerasan seksual tidak selalu terjadi di ruang publik, melainkan sering muncul di lingkungan terdekat korban. Kondisi ini, menurutnya, menyebabkan banyak kasus tidak terungkap karena kurangnya pemahaman masyarakat.

“Penyuluhan hukum menjadi penting agar masyarakat dapat mengenali sejak dini bentuk-bentuk kekerasan seksual dan mengetahui langkah yang tepat untuk melindungi diri maupun membantu korban,” kata Zainol Arief saat menyampaikan materi.

Mahasiswa KKN Universitas Wiraraja menilai kegiatan ini sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Salah satu anggota KKN, Moh Rifqi, menyampaikan bahwa penyuluhan hukum tersebut dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan warga serta mendorong keberanian melapor jika terjadi kekerasan seksual.

“Kami berharap masyarakat Desa Campaka semakin memahami apa yang dimaksud dengan kekerasan seksual, mengenali ciri-cirinya, dan mengetahui cara pencegahan serta perlindungan diri. Dengan pemahaman ini, masyarakat diharapkan tidak ragu melaporkan apabila menemukan atau mengalami kasus kekerasan seksual,” ujarnya.

Penyuluhan hukum ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Campaka. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran hukum di tingkat desa semakin meningkat dan lingkungan sosial yang aman serta bebas dari kekerasan seksual dapat terwujud. (Sy/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penuh Kebanggaan, SD QISMu Wisuda Para Penghafal Qur’an Cilik
Pamekasan Jadi Tuan Rumah Hardiknas Jatim 2026, 24 Ribu Siswa Ikut Senam Kolosal Pecahkan Rekor MURI
Pendidikan Bangkalan Bersiap Naik Kelas Lewat Sekolah Nasional Terintegrasi
Solusi Cerdas Krisis Energi, Siswa SMK Banyuwangi Ciptakan Kompor dari Oli Bekas dan Jelantah
Penjualan LKS di Sekolah Jadi Sorotan Dinas Pendidikan Banyuwangi
Panggung Kreativitas Pelajar Ratusan Siswa SD dan MI Meriahkan FLS2N 2026 Banyuwangi
Studium Generale UNIRA Bersama Idham Khalik Soroti Peran Kampus dalam Demokrasi
Romli Tekankan Optimisme dan Lingkungan Positif dalam Workshop PKM Wiraraja

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:44 WIB

Penuh Kebanggaan, SD QISMu Wisuda Para Penghafal Qur’an Cilik

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:20 WIB

Pamekasan Jadi Tuan Rumah Hardiknas Jatim 2026, 24 Ribu Siswa Ikut Senam Kolosal Pecahkan Rekor MURI

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:35 WIB

Pendidikan Bangkalan Bersiap Naik Kelas Lewat Sekolah Nasional Terintegrasi

Senin, 11 Mei 2026 - 08:31 WIB

Solusi Cerdas Krisis Energi, Siswa SMK Banyuwangi Ciptakan Kompor dari Oli Bekas dan Jelantah

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:08 WIB

Penjualan LKS di Sekolah Jadi Sorotan Dinas Pendidikan Banyuwangi

Berita Terbaru