Penuh Kebanggaan, SD QISMu Wisuda Para Penghafal Qur’an Cilik

- Admin

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, 23 Mei 2026 – SD Qur’anic Integrated School of Muhammadiyah (QISMu) Sumenep, menggelar Wisuda Tahfidz Al-Qur’an perdana dengan penuh khidmat dan haru. Kegiatan tersebut menjadi momentum bersejarah dalam upaya sekolah membentuk generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Mengusung tema “Kun Fadhilan bil Qur’an”, acara wisuda tahfidz ini diikuti para siswa yang telah menyelesaikan target hafalan Al-Qur’an sesuai program pembelajaran sekolah. Suasana haru tampak menyelimuti kegiatan ketika para wisudawan membacakan hafalan ayat-ayat suci Al-Qur’an di hadapan orang tua dan tamu undangan.

Kepala SD QISMu, Ustazah Yunita Rika Astari, S.Si menyampaikan bahwa wisuda tahfidz bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bentuk penghargaan atas perjuangan anak-anak dalam belajar mencintai Al-Qur’an di tengah tantangan perkembangan zaman saat ini.

Menurutnya, proses menghafal Al-Qur’an membutuhkan kesabaran, ketekunan, serta dukungan penuh dari keluarga dan para guru. Karena itu, keberhasilan para siswa hingga mampu mengikuti wisuda tahfidz menjadi kebanggaan bersama.

“Anak-anak ini sedang belajar menjaga cahaya Al-Qur’an dalam hati mereka. Tugas kami sebagai pendidik bukan hanya mengajarkan hafalan, tetapi juga menanamkan adab, akhlak, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an agar menjadi pedoman hidup mereka di masa depan,” ujar Ustazah Yunita.

Ia menegaskan bahwa SD QISMu berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter Islami. Menurutnya, pendidikan terbaik adalah pendidikan yang mampu menyeimbangkan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keimanan dan akhlakul karimah.

“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, percaya diri, dan memiliki pondasi iman yang kuat. Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan moral saat ini, Al-Qur’an harus menjadi pegangan utama dalam kehidupan mereka,” tambahnya.

Ustazah Yunita juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali murid yang selama ini terus mendampingi proses belajar anak-anak di rumah. Ia menilai keberhasilan program tahfidz tidak lepas dari peran orang tua yang senantiasa memberikan doa, motivasi, dan perhatian kepada putra-putrinya.

“Di balik setiap hafalan anak-anak, ada doa orang tua yang tidak pernah putus, ada kesabaran guru dalam membimbing, dan ada perjuangan luar biasa dari anak-anak itu sendiri. Karena itu, wisuda ini menjadi kebahagiaan bersama,” tuturnya.

Salah satu wali murid, Fauzan, mengaku bangga dan terharu melihat putra-putrinya mampu mengikuti wisuda tahfidz di usia dini. Menurutnya, program tahfidz yang diterapkan SD QISMu memberikan dampak positif tidak hanya dalam kemampuan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga terhadap perubahan sikap dan kedisiplinan anak sehari-hari.

“Kami sebagai orang tua tentu sangat bersyukur dan bangga. Melihat anak bisa menghafal Al-Qur’an di usia sekolah dasar adalah kebahagiaan yang luar biasa. Tidak hanya hafalan yang bertambah, tetapi akhlak dan kedisiplinannya juga semakin baik,” ujar Fauzan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan pihak sekolah yang dengan sabar membimbing para siswa dalam proses belajar Al-Qur’an. Menurutnya, keberhasilan anak-anak mengikuti wisuda tahfidz tidak lepas dari kesungguhan para pendidik dalam mendampingi mereka setiap hari.

“Kami berterima kasih kepada ustaz dan ustazah di SD QISMu yang tidak pernah lelah membimbing anak-anak. Semoga sekolah ini terus istiqamah mencetak generasi Qur’ani yang membanggakan orang tua, agama, dan bangsa,” tambahnya.

Melalui wisuda tahfidz perdana ini, SD QISMu berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu menghafal ayat suci, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Pamekasan Jadi Tuan Rumah Hardiknas Jatim 2026, 24 Ribu Siswa Ikut Senam Kolosal Pecahkan Rekor MURI
Pendidikan Bangkalan Bersiap Naik Kelas Lewat Sekolah Nasional Terintegrasi
Solusi Cerdas Krisis Energi, Siswa SMK Banyuwangi Ciptakan Kompor dari Oli Bekas dan Jelantah
Penjualan LKS di Sekolah Jadi Sorotan Dinas Pendidikan Banyuwangi
Panggung Kreativitas Pelajar Ratusan Siswa SD dan MI Meriahkan FLS2N 2026 Banyuwangi
Studium Generale UNIRA Bersama Idham Khalik Soroti Peran Kampus dalam Demokrasi
Romli Tekankan Optimisme dan Lingkungan Positif dalam Workshop PKM Wiraraja
IPM Terus Meroket, Mendikdasmen Pilih Banyuwangi Jadi Pusat Peringatan Hardiknas Nasional

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:44 WIB

Penuh Kebanggaan, SD QISMu Wisuda Para Penghafal Qur’an Cilik

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:20 WIB

Pamekasan Jadi Tuan Rumah Hardiknas Jatim 2026, 24 Ribu Siswa Ikut Senam Kolosal Pecahkan Rekor MURI

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:35 WIB

Pendidikan Bangkalan Bersiap Naik Kelas Lewat Sekolah Nasional Terintegrasi

Senin, 11 Mei 2026 - 08:31 WIB

Solusi Cerdas Krisis Energi, Siswa SMK Banyuwangi Ciptakan Kompor dari Oli Bekas dan Jelantah

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:08 WIB

Penjualan LKS di Sekolah Jadi Sorotan Dinas Pendidikan Banyuwangi

Berita Terbaru

Pendidikan

Penuh Kebanggaan, SD QISMu Wisuda Para Penghafal Qur’an Cilik

Senin, 25 Mei 2026 - 09:44 WIB