Kedir – Pengaruh cuaca hujan mengakibatkan harga cabai rawit di Kediri mengalami kenaikan Rp5.000 per kilogram. Hal tersebut berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Selasa (11/11/2025).
Harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Brengos 99 dengan harga Rp23.000 naik Rp5.000 menjadi Rp28.000 per kilogram, varietas Asmoro 043 diharga Rp22.000 naik Rp5.000 menjadi Rp27.000 per kilogram. Kemudian untuk varietas lokal Kediri Rp20.000 naik Rp5.000 menjadi Rp25.000 per kilogram dan Prentol/ Tumi 99 dengan harga Rp17.000 naik Rp5.000 menjadi Rp22.000 per kilogram.
Untuk harga Cabai Merah Besar (CMB) relative stabil, varietas Gada EVO harga Rp45.000 per kilogram dan jenis Imola harga Rp43.000 per kilogram, varietas Sandi 08 dengan harga Rp41.000 per kilogram.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Harga CRM naik, pasokan berkurang karena kondisi hujan, sedangkan harga CMK turun biarpun pasokan tetap. Kemudian harga CMB masih tetap dan pasokan bertambah,” ucap Suyono, Ketua Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri.
Harga Cabai Merah Keriting (CMK) untuk varietas Boos Tavi harga Rp37.000 turun Rp2.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Dan varietas Sibad diharga Rp35.000 turun Rp2.000 menjadi Rp33.000 per kilogram.
Sementara pengiriman komoditas cabai dari Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri ke wilayah Jabodetabek, cabai keriting 1 Ton, cabai rawit merah 2 Ton. Dan serapan industri cabai besar 2,5 Ton, cabai keriting 0,5 Ton dan cabai rawit merah sebanyak 2 ton.
Pasokan Cabai Merah Besar dari Kediri, Blitar, Banyuwangi, Mataram sebanyak 6 Ton. Cabai Merah Keriting yang berasal dari wilayah Kediri, Nganjuk, sebanyak 2,2 Ton, dan pasokan Cabai Rawit Merah dari lokal Kediri, Jombang sebanyak 12 Ton.





