Pemuda Madura dan Arek Suroboyo Bersatu Kawal Kasus Nenek Elina

- Admin

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Pelajar dan pemuda Madura menyatakan sikap tegas menolak premanisme menyusul pengrusakan rumah Nenek Elina di Surabaya yang diduga dilakukan oleh oknum MADAS harus diproses hukum. Mereka menilai peristiwa tersebut sebagai pelanggaran hukum murni yang tidak berkaitan dengan isu etnis.

Kasus ini memicu reaksi luas masyarakat Surabaya dan aksi solidaritas Arek-arek Suroboyo yang menuntut penegakan hukum. Situasi tersebut sempat dikhawatirkan memicu ketegangan sosial bernuansa etnis, sehingga pelajar dan pemuda Madura memilih menempuh jalur dialog.

Pada Selasa (30/12/2025), perwakilan pelajar dan pemuda Madura di Surabaya, Rofsanjani (Robby), berkomunikasi dengan tokoh Arek-arek Suroboyo, Purnama. Keduanya sepakat menolak segala bentuk premanisme, mendukung penuh penegakan hukum kasus Nenek Elina, serta mengawal proses hukum agar berjalan profesional.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peristiwa yang menimpa Nenek Elina adalah pelanggaran hukum murni dan sama sekali tidak berkaitan dengan etnis Madura. Kami menolak segala bentuk premanisme di Surabaya,” ujar Robby.

Kesepakatan juga menegaskan pentingnya menjaga Surabaya tetap kondusif dan bebas dari praktik premanisme. Organisasi masyarakat atau oknum ormas diminta menjaga harmonisasi wilayah serta mengevaluasi anggotanya agar tidak melakukan tindakan arogan dan meresahkan.

Robby mengimbau masyarakat Madura di perantauan, khususnya Surabaya, untuk ikut jogo Suroboyo, tidak terprovokasi isu etnis, serta menjaga kerukunan demi terciptanya lingkungan yang aman dan damai.(Jk/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Koordinasi Diperkuat, Progres Pembangunan Gerai KDKMP di Sumenep Dikebut Kembali
Wartawan Dipanggil Polisi, JSI Sumenep Angkat Suara dan Siap Aksi
UWO Organizer, Kekuatan Tata Rias Pengantin yang Elegan dan Profesional
Dakwah Harus Berdampak, Wakaf Tunai Jadi Strategi Baru Muhammadiyah
Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Kambing di Pasar Lenteng Merangkak Naik
Halal Bihalal IMM Pamekasan, Dari Silaturahmi Menuju Konsolidasi Gerakan
Grand Opening SkY Coffee Grounds Sukses, Jadi Ruang Baru Anak Muda Berkumpul
5.635 Nelayan Terhubung Perbankan – OJK Perkuat Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:57 WIB

Koordinasi Diperkuat, Progres Pembangunan Gerai KDKMP di Sumenep Dikebut Kembali

Senin, 20 April 2026 - 11:34 WIB

Wartawan Dipanggil Polisi, JSI Sumenep Angkat Suara dan Siap Aksi

Senin, 20 April 2026 - 09:00 WIB

UWO Organizer, Kekuatan Tata Rias Pengantin yang Elegan dan Profesional

Senin, 20 April 2026 - 06:09 WIB

Dakwah Harus Berdampak, Wakaf Tunai Jadi Strategi Baru Muhammadiyah

Minggu, 19 April 2026 - 01:32 WIB

Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Kambing di Pasar Lenteng Merangkak Naik

Berita Terbaru