SUMENEP – Pasar Minggu di Taman Adipura, tepat di depan Kantor Dinas PUTR Sumenep, kembali dipadati ribuan warga pada Minggu pagi (4/1/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, kawasan tersebut dipenuhi pengunjung yang datang untuk berbelanja, mencicipi kuliner, sekaligus menikmati suasana rekreasi keluarga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kepadatan pengunjung terlihat sejak pagi hari. Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan Pasar Minggu sebagai ajang promosi dan penjualan produk, mulai dari kuliner tradisional, pakaian, tas, hingga kerajinan tangan khas daerah.
Salah satu pedagang kue tradisional, Haniya, mengaku penjualan meningkat signifikan dibanding hari biasa. Ia menjajakan kue lapis, risoles, dan beragam jajanan khas Madura yang diminati pengunjung.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap Pasar Minggu, omzet bisa naik dua sampai tiga kali lipat. Hari ini Alhamdulillah sangat ramai,” ujarnya.
Hal serupa dirasakan Yanto, penjual cendera mata berupa gantungan kunci berikon Sumenep dan kerajinan bambu. Menurutnya, produk tersebut banyak diminati anak-anak dan remaja. Sementara itu, Siti, pedagang gorengan, menyebut dagangannya hampir habis sebelum siang hari akibat tingginya minat pembeli.
Ramainya Pasar Minggu juga berdampak pada pedagang pakaian dan tas yang tampak dikerumuni pengunjung. Para pelaku UMKM menilai kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.
Keberadaan Pasar Minggu dinilai tidak lepas dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang membuka ruang usaha bagi UMKM. Sejumlah kawasan publik, seperti Tajamara, Bangkal, dan sepanjang Jalan Diponegoro, dimanfaatkan sebagai sentra kegiatan ekonomi rakyat.
Para pedagang menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Salah satu penjual tas, Rini, mengaku merasa terbantu dengan adanya fasilitas berjualan di ruang publik.
“Pemerintah memberi kami kesempatan dan ruang usaha. Ini sangat membantu pengembangan usaha kami,” katanya.
Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi, lokasi Pasar Minggu yang berdekatan dengan Pendopo Agung Keraton Sumenep memberikan nilai tambah bagi pengunjung. Warga tidak hanya berbelanja, tetapi juga dapat menikmati keindahan arsitektur dan mengenal sejarah pusat pemerintahan kabupaten tersebut.
Kombinasi antara aktivitas ekonomi, ruang publik, dan wisata budaya menjadikan Pasar Minggu Taman Adipura sebagai destinasi alternatif warga Sumenep setiap akhir pekan. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan UMKM serta menghidupkan ruang kota secara produktif dan inklusif.(Jk/red)





