MPM PWM Jatim Konsolidasikan JATAM untuk Kedaulatan Pangan

- Admin

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya — Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar evaluasi kinerja sepanjang tahun 2025 sekaligus memperkuat kelembagaan Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM). Kegiatan ini berlangsung di Gedung PWM Jawa Timur Lantai III, Surabaya, pada Sabtu, 27 Desember 2025, dengan mengusung tema “Penguatan Kelembagaan Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) dan Evaluasi Akhir Tahun”.

Forum tersebut menjadi momentum strategis untuk meneguhkan peran JATAM sebagai pilar gerakan pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di sektor pertanian dan wilayah perdesaan. Kegiatan diikuti jajaran pimpinan MPM PWM Jawa Timur, perwakilan MPM daerah, pengurus serta anggota JATAM, dan unsur mitra terkait.

Bendahara PWM Jawa Timur, drh. Zainul Muslimin, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan JATAM menjadi kunci keberlanjutan program pemberdayaan petani Muhammadiyah. “Langkah ini penting agar program berjalan konsisten dengan nilai Islam berkemajuan, kemandirian, dan keadilan sosial,” ujarnya dalam sambutan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejalan dengan itu, Ketua MPM PWM Jawa Timur, Luthfi Jayadi Kurniawan, menekankan bahwa JATAM tidak sekadar menjadi wadah komunitas petani. Menurutnya, JATAM diposisikan sebagai instrumen strategis dakwah bil hal Muhammadiyah dalam mendorong kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Divisi Pemberdayaan Petani, Nelayan, dan Buruh Migran MPM PWM Jawa Timur, Hutri Agustino, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki tiga tujuan utama. Pertama, penguatan kelembagaan JATAM melalui pembentukan struktur kepengurusan di tingkat PWM. Dalam proses itu, Anas Sholikhin dari JATAM Kabupaten Pasuruan terpilih sebagai Ketua, Khodir dari JATAM Kabupaten Bojonegoro sebagai Wakil Ketua, Ishak dari JATAM Kabupaten Lumajang sebagai Sekretaris, serta MD Moh Nor Haq dari JATAM Kabupaten Jember sebagai Wakil Sekretaris. “Kepengurusan inti ini akan diperkuat oleh koordinator wilayah zonasi yang telah disepakati,” jelas Hutri.

Tujuan kedua, lanjut Hutri, adalah reaktualisasi sinergi MPM dengan mitra strategis. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Muhamad Salis Yuniardi, yang memaparkan peluang kolaborasi pemberdayaan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa serta penelitian dan pengabdian dosen yang bersifat tematik dan berkelanjutan.

Sementara tujuan ketiga adalah evaluasi akhir tahun 2025 yang membahas capaian program, tantangan implementasi di lapangan, serta perumusan rekomendasi perbaikan dan penguatan strategi ke depan. “Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi landasan penyusunan program kerja MPM PWM Jawa Timur yang lebih terarah, kolaboratif, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Hutri.

Melalui evaluasi dan penguatan kelembagaan ini, MPM PWM Jawa Timur berharap peran JATAM semakin solid dalam mendukung agenda pemberdayaan petani dan pembangunan ekonomi umat secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cinta, Luka, dan Penantian, Novel Viral Ini Bikin Pembaca Tersentuh
Ekskul PBB Wajib di MA Pakis Duren, KOKAM Turun Langsung Bentuk Karakter Siswa
Dari Forum Kartini Banyuwangi, Indriato Ingatkan Bahaya Regulasi Tanpa Perspektif Gender
Sah! Heri Sujatmiko Terpilih Aklamasi Pimpin LDII Banyuwangi 2026–2031
Perkuat Logistik Desa, 18 Truk Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Banyuwangi
Langkah Strategis Banyuwangi, Lazismu dan BAZNAS Perkuat Tata Kelola Zakat
APJ Sumenep Layangkan Keberatan, Siap Gelar Aksi Damai Sebulan Penuh
Koordinasi Diperkuat, Progres Pembangunan Gerai KDKMP di Sumenep Dikebut Kembali

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 08:56 WIB

Cinta, Luka, dan Penantian, Novel Viral Ini Bikin Pembaca Tersentuh

Jumat, 24 April 2026 - 04:21 WIB

Dari Forum Kartini Banyuwangi, Indriato Ingatkan Bahaya Regulasi Tanpa Perspektif Gender

Kamis, 23 April 2026 - 07:37 WIB

Sah! Heri Sujatmiko Terpilih Aklamasi Pimpin LDII Banyuwangi 2026–2031

Kamis, 23 April 2026 - 07:29 WIB

Perkuat Logistik Desa, 18 Truk Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Banyuwangi

Rabu, 22 April 2026 - 01:11 WIB

Langkah Strategis Banyuwangi, Lazismu dan BAZNAS Perkuat Tata Kelola Zakat

Berita Terbaru