Lutfi J. Kurniawan : MPM Harus Lebih Adaptif dan Solutif Dalam Menjawab Persoalan Masyarakat

- Admin

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ponorogo – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahap II bersama MPM Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jatim.

Kegiatan bertema “Berdaya Bersama Menuju Masyarakat yang Berkemajuan” ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPOo) pada Jumat–Sabtu (22–23/8/2025).

Raker ini menjadi forum penting bagi konsolidasi program, evaluasi capaian, sekaligus perumusan strategi baru agar program pemberdayaan masyarakat Muhammadiyah semakin relevan dengan tantangan zaman.

Acara dibuka secara resmi dengan penuh khidmat, dihadiri oleh Ketua MPM PWM Jawa Timur, Lutfi J. Kurniawan, perwakilan PDM MPM se-Jawa Timur, serta pihak tuan rumah yang diwakili oleh Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Drs. H. Muhammad Syafrudin, M.A.

Dalam sambutannya, Lutfi J. Kurniawan menegaskan bahwa tema “Berdaya Bersama” harus diwujudkan dalam bentuk langkah konkret.

“Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan ruh gerakan kita. Rapat kerja adalah momentum untuk menyatukan langkah, mengevaluasi program yang berjalan, sekaligus merumuskan strategi pemberdayaan yang lebih inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Lutfi juga menyoroti tantangan sosial dan ekonomi di Jawa Timur, mulai dari ketimpangan kesejahteraan, keterbatasan akses pendidikan dan kesehatan, hingga problem agraria.

Menurutnya, MPM harus lebih adaptif dan solutif dalam menjawab persoalan tersebut, melalui program pemberdayaan ekonomi, pendampingan kaum dhuafa dan mustadh’afin, penguatan UMKM berbasis komunitas, hingga advokasi kebijakan publik yang berpihak pada masyarakat bawah. (An/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tradisi Ithuk-ithukan, Simbol Syukur dan Harmoni Masyarakat Osing Labanasem
Festival Ojung Sumenep 2026 Menggema, Tradisi Leluhur Kian Diperkuat
Gibran Rakabuming Raka Ajak Perkuat Toleransi di Pawai Paskah Kupang
Indriato Puji Utomo Tekankan Nilai Kemanusiaan dalam Halal Bihalal PERADI Banyuwangi
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Kristiani Doakan Kedamaian di Hari Paskah 2026
Rebana Assalafiyah Rekam “Terbang Karatangan” di Sumenep, Lestarikan Warisan 300 Tahun
Bupati Sumenep Ucapkan Selamat atas HBH IKSADARA ke XIX, Tekankan Silaturahmi
Buka Puasa Bersama Jadi Momentum Bang Ali Pererat Hubungan dengan Jurnalis dan LSM di Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:31 WIB

Tradisi Ithuk-ithukan, Simbol Syukur dan Harmoni Masyarakat Osing Labanasem

Minggu, 12 April 2026 - 12:39 WIB

Festival Ojung Sumenep 2026 Menggema, Tradisi Leluhur Kian Diperkuat

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Gibran Rakabuming Raka Ajak Perkuat Toleransi di Pawai Paskah Kupang

Minggu, 5 April 2026 - 11:10 WIB

Indriato Puji Utomo Tekankan Nilai Kemanusiaan dalam Halal Bihalal PERADI Banyuwangi

Sabtu, 4 April 2026 - 10:04 WIB

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Kristiani Doakan Kedamaian di Hari Paskah 2026

Berita Terbaru

Opini

Bertumbuh, Mengakar, dan Memihak Kaum Mustad’afin

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:43 WIB