SUMENEP – Kegiatan Kajian Ramadan yang digelar SMA Muhammadiyah 1 Sumenep pada Kamis (12/3/2026) tidak hanya diisi dengan tausiyah keagamaan, tetapi juga dirangkaikan dengan santunan kepada anak-anak yatim. Kegiatan sosial tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara SMA Muhammadiyah Sumenep dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep.
Santunan diberikan secara langsung kepada 20 anak yatim dan dhuafa yang hadir dalam acara tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan di sela kegiatan kajian Ramadan yang dihadiri keluarga besar Muhammadiyah, pimpinan cabang Muhammadiyah, serta organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Sumenep, Herman, ST menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa, terutama di bulan suci Ramadan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Ketua BAZNAS Sumenep, Ahmad Rahman, S.Pd.I. , menegaskan bahwa kolaborasi dengan lembaga pendidikan seperti SMA Muhammadiyah sangat penting untuk memperluas manfaat program sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan anak-anak yatim dan dhuafa sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan,” ujar Rahman.
Ia juga menambahkan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi dan memperluas kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan santunan anak yatim tersebut berlangsung penuh kehangatan. Para penerima santunan tampak antusias saat menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh panitia dan pihak BAZNAS bersama jajaran SMA Muhammadiyah Sumenep. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. (Jk/red)





