Kesadaran Warga Rendah, Sampah Menumpuk di Jalan Dr. Wahidin Sumenep

- Admin

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Penumpukan sampah di kawasan Jalan Dr. Wahidin, Pajagalan, tidak hanya disebabkan keterlambatan pengangkutan, tetapi juga mencerminkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dari pantauan di lokasi, terlihat sejumlah kantong sampah berwarna merah dan plastik lainnya diletakkan sembarangan di pinggir jalan, tepat di dekat tiang dan area pertokoan. Bahkan, sebagian sampah tampak tercecer di sekitar tumpukan, memperparah kondisi lingkungan yang kotor dan tidak sedap dipandang.

Warga sekitar, Nur Aini, mengeluhkan bau menyengat yang muncul akibat sampah yang dibiarkan selama beberapa hari. Kondisi tersebut juga berpotensi mengundang lalat dan tikus yang dapat membawa penyakit.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa selain faktor keterlambatan pengangkutan, kebiasaan membuang sampah tidak pada tempat dan waktu yang tepat turut memperburuk keadaan. “Kalau semua disiplin buang sesuai jadwal, tidak akan menumpuk seperti ini,” ujarnya.

Kurangnya kesadaran untuk memilah dan membuang sampah dengan benar dinilai menjadi persoalan utama. Tidak sedikit warga yang masih membuang sampah di luar jadwal pengangkutan, bahkan di lokasi yang bukan tempat pembuangan resmi.

Warga berharap adanya peningkatan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, diperlukan edukasi dan pengawasan dari pihak terkait agar masyarakat lebih tertib dalam mengelola sampah.

Masalah ini menjadi pengingat bahwa kebersihan bukan tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Idul Adha Banyuwangi Percepat Vaksinasi PMK untuk Jaga Stok Kurban
BarokahNet Tuan Rumah Halalbihalal APJII, Internet Disebut Kebutuhan Dasar Nasional
Dua SPPG di Pamekasan Dihentikan Sementara, Tak Penuhi Standar Operasional
Gebyar Pesona Pantai Boom 2026, PT PPI Salurkan Rp185 Juta untuk Warga Kampung Mandar
Cinta, Luka, dan Penantian, Novel Viral Ini Bikin Pembaca Tersentuh
Ekskul PBB Wajib di MA Pakis Duren, KOKAM Turun Langsung Bentuk Karakter Siswa
Dari Forum Kartini Banyuwangi, Indriato Ingatkan Bahaya Regulasi Tanpa Perspektif Gender
Sah! Heri Sujatmiko Terpilih Aklamasi Pimpin LDII Banyuwangi 2026–2031

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:50 WIB

Jelang Idul Adha Banyuwangi Percepat Vaksinasi PMK untuk Jaga Stok Kurban

Selasa, 28 April 2026 - 09:37 WIB

BarokahNet Tuan Rumah Halalbihalal APJII, Internet Disebut Kebutuhan Dasar Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 15:50 WIB

Dua SPPG di Pamekasan Dihentikan Sementara, Tak Penuhi Standar Operasional

Minggu, 26 April 2026 - 04:29 WIB

Gebyar Pesona Pantai Boom 2026, PT PPI Salurkan Rp185 Juta untuk Warga Kampung Mandar

Sabtu, 25 April 2026 - 08:56 WIB

Cinta, Luka, dan Penantian, Novel Viral Ini Bikin Pembaca Tersentuh

Berita Terbaru

Nasional

Nanda Asifa Putri Terpilih sebagai Presiden CIB 2026–2027

Selasa, 28 Apr 2026 - 10:46 WIB