Instruksi Siaga Satu TNI Dinilai Mekanisme Standar Kesiapsiagaan Prajurit

- Admin

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Instruksi status Siaga Satu bagi prajurit TNI yang dikeluarkan Panglima TNI memunculkan berbagai pertanyaan di ruang publik. Menanggapi hal itu, anggota Komisi I DPR RI sekaligus purnawirawan TNI, TB Hasanuddin, menegaskan bahwa status siaga merupakan bagian dari mekanisme standar dalam sistem kesiapsiagaan militer.

Menurut dia, penerapan status siaga di lingkungan TNI bukanlah hal yang luar biasa. Sistem tersebut memang menjadi prosedur baku untuk memastikan kesiapan prajurit dalam berbagai situasi, mulai dari kegiatan latihan hingga kemungkinan penugasan operasi.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Status siaga di lingkungan TNI pada dasarnya merupakan mekanisme standar kesiapan prajurit, yang dapat diberlakukan untuk berbagai kepentingan, baik latihan maupun antisipasi terhadap kemungkinan penugasan,” ujar Hasanuddin saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (8/3/2026).

Tiga Tingkatan Status Siaga

Hasanuddin menjelaskan bahwa dalam sistem militer terdapat tiga tingkatan kesiapsiagaan yang menjadi pedoman bagi prajurit dalam menghadapi berbagai situasi, yaitu Siaga Tiga, Siaga Dua, dan Siaga Satu.

Pada level Siaga Tiga, kondisi satuan militer masih tergolong normal. Aktivitas prajurit berjalan seperti biasa tanpa adanya konsentrasi kekuatan pasukan secara khusus.

Sementara pada Siaga Dua, tingkat kesiapan mulai meningkat. Dalam tahap ini, sebagian pasukan biasanya sudah berada dalam kondisi siaga atau standby, sedangkan sebagian lainnya tetap menjalankan aktivitas rutin di satuan masing-masing.

“Biasanya sebagian kekuatan sudah dalam kondisi standby, sedangkan sebagian lainnya tetap menjalankan kegiatan rutin,” jelasnya.

Siaga Satu Level Tertinggi

Adapun Siaga Satu merupakan tingkat kesiapsiagaan tertinggi dalam sistem militer. Pada tahap ini seluruh pasukan telah dikonsentrasikan dan berbagai perlengkapan operasi mulai disiapkan.

Hasanuddin mengatakan, pada kondisi tersebut alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta kebutuhan logistik prajurit juga dipersiapkan secara lengkap. Para prajurit biasanya menyiapkan bekal pokok untuk menunjang kesiapan operasi dalam beberapa hari ke depan.

“Umumnya prajurit menyiapkan bekal pokok dan logistik personel untuk kebutuhan sekitar lima hingga tujuh hari sehingga pasukan siap digerakkan kapan pun sesuai perintah komando,” ujarnya.

Respons atas Telegram Panglima TNI

Penjelasan itu disampaikan Hasanuddin sebagai respons atas beredarnya dokumen instruksi dari Panglima TNI, Agus Subiyanto, yang memerintahkan peningkatan status Siaga 1 kepada seluruh prajurit TNI.

Instruksi tersebut tertuang dalam telegram bernomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asisten Operasi Panglima TNI, Bobby Rinal Makmun, pada 1 Maret 2026.

Dalam dokumen itu disebutkan bahwa peningkatan status siaga dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap perkembangan situasi global, khususnya dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah. Telegram tersebut juga menegaskan bahwa instruksi tersebut merupakan perintah resmi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh satuan TNI.(Rd/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam, Kader Diminta Tetap Tenang
Jalur Gumitir Siaga – Longsor dan Jalan Amblas, Arus Lalu Lintas Buka Tutup
Muhammad Mirdasy Wafat, Muhammadiyah Jawa Timur Berduka
KAI Daop 9 Jember Klarifikasi Video Viral Lokomotif KA Probowangi Keluarkan Api di Kalibaru
Remaja SMP Tewas Tenggelam di Sungai Kedung Bendo, Sempat Terjepit Bebatuan
Fenomena Sun Halo Muncul di Pamekasan, Warga Antusias Abadikan Momen
PELNI Sampaikan Permohonan Maaf atas Ketidaknyamanan Penumpang KM Sabuk Nusantara 92
Arus Balik Membludak, Pelabuhan Ketapang Dipadati Pemudik dan Kendaraan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 02:11 WIB

Jalur Gumitir Siaga – Longsor dan Jalan Amblas, Arus Lalu Lintas Buka Tutup

Senin, 6 April 2026 - 09:22 WIB

Muhammad Mirdasy Wafat, Muhammadiyah Jawa Timur Berduka

Sabtu, 4 April 2026 - 09:58 WIB

KAI Daop 9 Jember Klarifikasi Video Viral Lokomotif KA Probowangi Keluarkan Api di Kalibaru

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36 WIB

Remaja SMP Tewas Tenggelam di Sungai Kedung Bendo, Sempat Terjepit Bebatuan

Jumat, 3 April 2026 - 14:55 WIB

Fenomena Sun Halo Muncul di Pamekasan, Warga Antusias Abadikan Momen

Berita Terbaru