Haul Gus Dur, ‘Dari Rakyat Oleh Rakyat Untuk Rakyat’

- Admin

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Peringatan Haul ke-16 Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengangkat tema “Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat”. Ketua Panitia Haul ke-16 Gus Dur, Alissa Wahid menilai rakyat kini kehilangan ruang dalam pengambilan kebijakan.

“Jadi untuk Haul Gusdur tahun ini, kami sengaja mengangkat tema dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Kita melihat di Indonesia saat ini kehidupan berbangsa, bernegara kita itu ruang untuk rakyatnya makin kepinggir,” ujar Alissa saat sesi Konferensi Pers Haul ke-16 Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (20/12/2025).

Alissa menambahkan, rakyat yang bersuara kritis kerap mengalami tekanan, sementara sebagian elit politik terlihat kurang responsif. “Kita melihat misalnya rakyat yang bersuara kritis dipungkap, direpresi, diintimidasi, lalu para elit politik bertingkah polah seperti itu,” kata Alissa.

Menurut Alissa, demokrasi ideal seharusnya memberi ruang bagi partisipasi rakyat dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan. “Padahal Indonesia ini negara demokrasi yang berarti dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat,” ucapnya.

Haul ke-16 Gus Dur malam ini menargetkan pesan untuk empat kelompok, yakni negara, elit politik, Nahdlatul Ulama, dan rakyat itu sendiri. Alissa menekankan agar rakyat harus mengambil ruangnya untuk menyampaikan aspirasinya.

Agenda utama malam ini berupa tiga tausiah dari sejumlah tokoh penting. Tausiah akan disampaikan pertama oleh Kiai Ubaidullah Sodakoh, kemudian oleh Profesor Mahfud MD, dan terakhir oleh Ibu Sinta Nuriyah.

Alissa menegaskan, tausiah tersebut tidak sekadar formalitas, melainkan pesan moral dan sosial bagi bangsa. “Ibu Sinta hadir nanti bukan sebagai istri Gus Dur, bukan untuk sambutan, tetapi beliau sebagai ibu bangsa, ketua gerakan nurani bangsa, dan pejuang mandiri,” ucapnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemerintah Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak, Fokus Perluas Basis Penerimaan Negara
Kejagung Terima Pelimpahan Tiga Kasus Korupsi, 74 Kg Emas dan Valas Miliaran Disita
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
BRIN: Satelit Jadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia di Usia 50 Tahun Palapa
KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Diduga Terkait Suap Proyek
Prabowo Minta Polri Jaga Kepercayaan Rakyat dan Terus Berbenah
Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:59 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak, Fokus Perluas Basis Penerimaan Negara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:57 WIB

Kejagung Terima Pelimpahan Tiga Kasus Korupsi, 74 Kg Emas dan Valas Miliaran Disita

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:17 WIB

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:09 WIB

BRIN: Satelit Jadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia di Usia 50 Tahun Palapa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 04:18 WIB

KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Diduga Terkait Suap Proyek

Berita Terbaru