SUMENEP – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumenep dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak pada infrastruktur. Pada Sabtu malam (21/03/2026), terjadi pengikisan signifikan pada bahu jalan di Dusun Kajisara, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, yang menyebabkan akses utama warga nyaris terputus.
Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras sejak pagi hingga malam hari. Aliran air dari kawasan perhutanan di sekitar Desa Torjek meluap dan menggerus struktur tanah di bawah bahu jalan hingga mengalami ambruk.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kapolsek Kangayan IPTU Willy Amrul, SH, MH, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta.
“Jalan ini merupakan akses vital bagi masyarakat yang hendak menuju Kecamatan Kangayan maupun Kecamatan Arjasa. Kerusakan ini sempat menimbulkan kekhawatiran karena kondisinya cukup membahayakan,” ujar IPTU Willy.
Merespons cepat kejadian tersebut, Polsek Kangayan bersama warga setempat langsung melakukan kerja bakti untuk penanganan darurat. Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lokasi, terlebih insiden terjadi di tengah momentum Idulfitri 1447 Hijriah yang meningkatkan mobilitas masyarakat.
Sejumlah langkah strategis turut dilakukan, di antaranya koordinasi lintas sektoral dengan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) serta pemerintah desa setempat. Kapolsek Kangayan juga telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR guna melakukan penilaian kerusakan dan percepatan perbaikan permanen.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di jalur tersebut. Potensi longsor susulan masih dapat terjadi apabila curah hujan tetap tinggi.
Warga juga diminta untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif demi keselamatan bersama, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran.(*)





