FoRDESI Mengusulkan Buya Syafii Maarif Sebagai Pahlawan Nasional

- Admin

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Forum Dosen Indonesia (FoRDESI) mengusulkan kepada pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk menetapkan almarhum Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, atau Buya Syafii Maarif, sebagai Pahlawan Nasional. Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum FoRDESI, Dr. Sholikh Al Huda, M.Fil.I, di Jakarta, Senin (3/11).

Menurut Dr. Sholikh, Buya Syafii Maarif merupakan sosok yang memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia melalui pemikiran, keteladanan moral, dan komitmennya terhadap kemanusiaan. “Buya Syafii adalah tokoh bangsa yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai keadilan sosial, pluralisme, dan pembelaan terhadap kelompok minoritas yang tertindas,” ujarnya.

FoRDESI menilai Buya Syafii bukan hanya seorang cendekiawan Muslim, tetapi juga tokoh bangsa yang mempraktikkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. Dalam kiprahnya, ia selalu menyerukan pentingnya moderasi, toleransi, dan persaudaraan kebangsaan lintas iman. “Beliau adalah simbol Islam yang menyejukkan, menjembatani perbedaan, dan menghidupkan kembali semangat kemanusiaan universal dalam kehidupan berbangsa,” tambah Dr. Sholikh.

FoRDESI juga menegaskan bahwa penetapan Buya Syafii sebagai Pahlawan Nasional merupakan bentuk penghargaan negara terhadap sosok yang telah mengabdikan hidupnya bagi persatuan dan kemanusiaan Indonesia. “Buya Syafii telah mewariskan keteladanan moral dan intelektual bagi bangsa ini. Pantas jika negara mengabadikan jasa-jasanya melalui gelar Pahlawan Nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, FoRDESI berharap semangat Buya Syafii terus menginspirasi generasi muda Indonesia untuk menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan memperjuangkan kemanusiaan sebagai panggilan moral tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemerintah Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak, Fokus Perluas Basis Penerimaan Negara
Kejagung Terima Pelimpahan Tiga Kasus Korupsi, 74 Kg Emas dan Valas Miliaran Disita
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
BRIN: Satelit Jadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia di Usia 50 Tahun Palapa
KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Diduga Terkait Suap Proyek
Prabowo Minta Polri Jaga Kepercayaan Rakyat dan Terus Berbenah
Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:59 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak, Fokus Perluas Basis Penerimaan Negara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:57 WIB

Kejagung Terima Pelimpahan Tiga Kasus Korupsi, 74 Kg Emas dan Valas Miliaran Disita

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:17 WIB

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:09 WIB

BRIN: Satelit Jadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia di Usia 50 Tahun Palapa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 04:18 WIB

KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Diduga Terkait Suap Proyek

Berita Terbaru