Banjir Malang, Wali Kota Wahyu Sebut Drainase Jalan sebagai Biang

- Admin

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meninjau titik banjir di kawasan permukiman warga, hari ini di gang Sidomulyo, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Jumat (5/12/2025). 

Langkah ini dibarengi dengan penyaluran bantuan bersama sejumlah OPD seperti PUPR, BPBD, Dinsos, hingga Baznas. Di lokasi, Wahyu mendapati penyebab utama banjir bukan hanya curah hujan ekstrem, namun juga buruknya infrastruktur drainase.

“Selain intensitas hujan yang tinggi, sarana prasarana saluran air memang tidak memadai. Air dari atas turun ke sini, sementara di Jalan Ahmad Yani tidak ada drainase,” kata Wahyu usai mengunjungi dampak banjir. 

Kawasan yang dilanda banjir adalah daerah cekungan. Air mengalir dari jalan provinsi, masuk ke saluran irigasi di area milik PT KAI yang tak memiliki bak kontrol. Tumpukan sampah bahkan menutup aliran, memperparah kondisi saat hujan tiba.

Banjir merusak 19 rumah, dua di antaranya jebol temboknya. Seorang istri warga sempat hanyut namun berhasil diselamatkan. “Kami lihat jembatan sampai dibobol warga demi mengalirkan air yang lebih dari satu meter,” ujar Wahyu.

Ia mengintruksikan Dinas PUPR–PKP melakukan pemetaan ulang saluran. Pemprov Jawa Timur bakal dilibatkan untuk membangun drainase di ruas Ahmad Yani. Satpol PP juga diminta memeriksa bangunan yang berdiri di atas aliran air.

“Kesadaran warga penting. Bangunan yang menutup saluran harus jadi PR bersama. Kita tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.

Normalisasi saluran dan pemasangan sand bag disiapkan. Bantuan material dan logistik dikucurkan BPBD, Dinsos, Baznas hingga Pemprov. Wahyu menyebut penanganan banjir bukan perkara sehari, melainkan persoalan bertahun-tahun yang menuntut kolaborasi.

“Mudah-mudahan dengan sinergi warga, kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Residivis di Sampang Bacok Paman dan Adik Kandung, Dua Korban Luka Parah
Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Diduga Dikeroyok Empat Adik Kelas, Pemuda Surabaya Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Dirawat
Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Fauzi Serukan Persatuan dan Gotong Royong
Diskominfo Sumenep Perkuat Layanan Darurat 112 Melalui Monev Bersama Puskesmas

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:47 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:17 WIB

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13 WIB

Residivis di Sampang Bacok Paman dan Adik Kandung, Dua Korban Luka Parah

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:46 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Berita Terbaru