Anwar Iskandar Terpilih Sebagai Ketua MUI 2025-2030

- Admin

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta: Anwar Iskandar resmi terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025-2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) MUI ke-XI. Penetapan dilakukan melalui sidang pleno ke-12 yang berlangsung di Hotel Mercure Jakarta, Sabtu (22/11/2025).

Sidang pleno dipimpin Ketua SC Munas XI, Masduki Baidlowi yang memandu jalannya musyawarah secara tertib. Hasil keputusan formatur kemudian dibacakan oleh Buya Amirsyah Tambunan sebagai perwakilan tim penyusun.

Anwar Iskandar sebelumnya memimpin MUI sejak 2023 setelah menggantikan Miftachul Akhyar dalam masa transisi organisasi. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Kediri itu kembali dipercaya melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Sistem pemilihan menggunakan metode Ahlul Halli wal Aqdi yang menempatkan 19 formatur sebagai penentu akhir kepengurusan. Model ini dianggap mampu menjaga kebersamaan dan stabilitas organisasi di tengah dinamika internal MUI.

Munas XI juga mengetapkan tiga wakil ketua umum untuk periode mendatang sebagai pendamping ketua umum. Mereka adalah Cholil Nafis, Marsudi Syuhud, dan Anwar Abbas yang mewakili unsur ormas besar.

Selain itu, Munas XI juga mengukuhkan Amirsyah Tambunan sebagai sekretaris jenderal MUI periode 2025–2030. Penetapan jajaran pengurus ini mengacu pada PO MUI Nomor 01/PO-MUI/VI/2025 tentang pedoman pemilihan.

Proses penyusunan pengurus dilakukan melalui beberapa tahap mulai pembentukan formatur hingga penetapan dewan pertimbangan. Seluruh rangkaian dipastikan berjalan sesuai aturan organisasi dan dihormati seluruh peserta Munas XI.

Dalam pidato perdananya, Anwar Iskandar menegaskan beratnya amanah yang kembali ia emban sebagai ketua umum. “Ini musibah bagi saya, karena pasti menambah tanggung jawab di hadapan Allah SWT,” ucapnya di hadapan peserta.

Ia menggambarkan MUI sebagai tenda besar umat Islam Indonesia yang menjadi ruang bermusyawarah dan mencari solusi. “Di dalamnya kita berkumpul, bermusyawarah, dan berpikir untuk memberi manfaat bagi umat,” ucap Anwar.

Ia juga mengingatkan bahwa ulama memikul tugas besar dalam membimbing masyarakat di tengah beragam tantangan. “Menyelamatkan umat dari ajaran menyimpang dan kemiskinan adalah kewajiban kita,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, 10 Produk Berizin Resmi
Rupiah Tembus Rp17.645 per Dolar AS, Purbaya: Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Sejumlah Menteri Ekonomi Datangi Istana, Rupiah Melemah Jadi Sorotan
Menkeu dan Menteri ESDM Perkuat Sinergi Tingkatkan PNBP dan Swasembada Listrik
Jemaat Padati Gereja Katedral Jakarta pada Misa Kenaikan Yesus Kristus
Tiga Kali Mangkir, Dirut Toshida Indonesia Akhirnya Ditangkap Kejagung
Jakarta Resmi Mulai Gerakan Pilah Sampah, Pelanggar Akan Dikenai Sanksi
Pengetatan Skrining Kesehatan Jemaah Haji Diperkuat, Istithaah Jadi Syarat Utama

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:37 WIB

BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, 10 Produk Berizin Resmi

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:47 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645 per Dolar AS, Purbaya: Fundamental Ekonomi Masih Kuat

Senin, 18 Mei 2026 - 12:15 WIB

Sejumlah Menteri Ekonomi Datangi Istana, Rupiah Melemah Jadi Sorotan

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:01 WIB

Menkeu dan Menteri ESDM Perkuat Sinergi Tingkatkan PNBP dan Swasembada Listrik

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:29 WIB

Jemaat Padati Gereja Katedral Jakarta pada Misa Kenaikan Yesus Kristus

Berita Terbaru

Opini

Bertumbuh, Mengakar, dan Memihak Kaum Mustad’afin

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:43 WIB