Pemkab Banyuwangi Gaspol Run for Rivers, Sungai Bersih Tanpa Kompromi

- Admin

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menunjukkan komitmen serius dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan mendukung penuh gerakan Run for Rivers yang digagas Sungai Watch. Program ini dipusatkan di kawasan Sungai Kali Lo, Banyuwangi, Selasa (7/4/2026).

Inisiatif tersebut menjadi langkah konkret dalam upaya menekan pencemaran sampah plastik di aliran sungai, sekaligus mencegah limbah tersebut bermuara ke laut. Dalam pelaksanaannya, gerakan ini mengombinasikan aksi nyata berupa pemasangan trash barrier (jaring penahan sampah) di titik-titik strategis, serta kegiatan pembersihan sungai secara massal.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari prioritas pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dengan Sungai Watch ini. Pemkab Banyuwangi berkomitmen menjadikan kebersihan sungai sebagai prioritas. Dukungan kami terhadap Run for Rivers adalah langkah nyata untuk memastikan anak cucu kita nantinya masih bisa menikmati air sungai yang jernih dan bebas sampah plastik,” tegasnya.

Sementara itu, pendiri Sungai Watch, Gary Bencheghib, menilai Banyuwangi memiliki potensi besar menjadi percontohan pengelolaan sungai di Indonesia.

“Banyuwangi memiliki potensi besar untuk menjadi model pengelolaan sungai di Indonesia. Dukungan pemerintah daerah sangat luar biasa, dan melalui gerakan ini, kami ingin membuktikan bahwa dengan kerja bersama, kita bisa menghentikan aliran sampah plastik ke laut dari sumbernya, yaitu sungai,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Dwi Handayani, menambahkan bahwa sinergi ini membantu pemerintah dalam memetakan titik-titik rawan penumpukan sampah.

“Kami berharap Run for Rivers menjadi pemicu bagi masyarakat luas untuk mengubah perilaku dan tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah,” ungkapnya.

Gerakan ini juga melibatkan komunitas lari dan generasi muda sebagai motor penggerak kampanye kesadaran lingkungan. Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat, Banyuwangi diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sungai yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Langkah strategis ini menjadi penanda babak baru dalam upaya pelestarian lingkungan di Banyuwangi, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif warga untuk menjaga kebersihan sungai secara mandiri dan konsisten.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

Perpisahan yang Mengharukan, Warga Raas Kenang Dedikasi Camat Subiyakto
KKN Unira 2026 Dimulai, 25 Mahasiswa Siap Dampingi Desa Tobungan Bangun Desa Tangguh Bencana
Keluhan Petani Menguat, DPRD Sumenep Minta Distribusi Pupuk ke Kepulauan Dipercepat
Musda X LDII Sumenep Hadirkan Dialog Kebangsaan, Dr. Zein Tawarkan Perspektif Islam Berkemajuan
Genap Satu Bulan Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Teguhkan Jurnalisme yang Menggerakkan Kepedulian
BMKG Deteksi 53 Titik Panas di Jawa Timur, Masyarakat Diminta Waspadai Karhutla
Bupati Sumenep Sambut Danrem 084, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Daerah
Bupati Fauzi: Kejurprov Voli Pasir U-17 Jadi Wadah Lahirnya Atlet Masa Depan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:48 WIB

Perpisahan yang Mengharukan, Warga Raas Kenang Dedikasi Camat Subiyakto

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:37 WIB

KKN Unira 2026 Dimulai, 25 Mahasiswa Siap Dampingi Desa Tobungan Bangun Desa Tangguh Bencana

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:22 WIB

Keluhan Petani Menguat, DPRD Sumenep Minta Distribusi Pupuk ke Kepulauan Dipercepat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:06 WIB

Musda X LDII Sumenep Hadirkan Dialog Kebangsaan, Dr. Zein Tawarkan Perspektif Islam Berkemajuan

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:52 WIB

Genap Satu Bulan Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Teguhkan Jurnalisme yang Menggerakkan Kepedulian

Berita Terbaru