Lampaui Target 600 Ton, Sergab Sumenep Serap 610 Ton dalam 1 Bulan 10 Hari

- Admin

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mencatatkan capaian positif di sektor pertanian. Program Serapan Gabah (Sergab) berhasil melampaui target dengan realisasi 610 ton hanya dalam waktu 1 bulan 10 hari.

Capaian tersebut melampaui target awal sebesar 600 ton, sekaligus menjadi indikator percepatan pembangunan pertanian di bawah kepemimpinan Bupati Sumenep, Fauzi.

Sejak awal masa jabatannya, Bupati Fauzi menempatkan swasembada pangan sebagai prioritas strategis daerah. Target yang dicanangkan dalam kurun waktu tiga tahun kini mulai menunjukkan progres signifikan, salah satunya melalui keberhasilan program Sergab.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Drs. Chainur Rasyid, M.Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama petani dan penyuluh pertanian lapangan (PPL).

“Ini adalah hasil kerja keras bersama. Peran petani dan penyuluh sangat besar dalam menyukseskan program ini,” ujar Chainur.

Menurutnya, keberhasilan serapan gabah hingga 610 ton dalam waktu kurang dari 50 hari tidak lepas dari sinergi antara kebijakan pemerintah yang responsif, pendampingan teknis yang intensif, serta meningkatnya kepercayaan petani terhadap program Sergab.

Peran PPL dinilai sangat vital karena tidak hanya memberikan pendampingan teknis budidaya, tetapi juga menjadi penghubung informasi terkait harga dan mekanisme penyerapan gabah di tingkat desa.

Dengan adanya kepastian harga dan serapan, petani kini tidak lagi khawatir terhadap potensi anjloknya harga saat panen raya. Program ini juga mampu mengurangi risiko penumpukan hasil panen di tingkat petani.

Salah satu petani asal Kecamatan Lenteng, Mahfud (52), mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut.

“Sekarang kami tidak khawatir lagi setelah panen. Gabah langsung diserap dengan harga yang jelas,” ungkapnya.

Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Sumenep untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengembangkan program Sergab, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Dengan capaian ini, Sumenep menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan petani mampu menghasilkan kinerja nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Nur Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum
Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi
KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:41 WIB

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:51 WIB

57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Berita Terbaru