SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mencatatkan capaian positif di sektor pertanian. Program Serapan Gabah (Sergab) berhasil melampaui target dengan realisasi 610 ton hanya dalam waktu 1 bulan 10 hari.
Capaian tersebut melampaui target awal sebesar 600 ton, sekaligus menjadi indikator percepatan pembangunan pertanian di bawah kepemimpinan Bupati Sumenep, Fauzi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak awal masa jabatannya, Bupati Fauzi menempatkan swasembada pangan sebagai prioritas strategis daerah. Target yang dicanangkan dalam kurun waktu tiga tahun kini mulai menunjukkan progres signifikan, salah satunya melalui keberhasilan program Sergab.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Drs. Chainur Rasyid, M.Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama petani dan penyuluh pertanian lapangan (PPL).
“Ini adalah hasil kerja keras bersama. Peran petani dan penyuluh sangat besar dalam menyukseskan program ini,” ujar Chainur.
Menurutnya, keberhasilan serapan gabah hingga 610 ton dalam waktu kurang dari 50 hari tidak lepas dari sinergi antara kebijakan pemerintah yang responsif, pendampingan teknis yang intensif, serta meningkatnya kepercayaan petani terhadap program Sergab.
Peran PPL dinilai sangat vital karena tidak hanya memberikan pendampingan teknis budidaya, tetapi juga menjadi penghubung informasi terkait harga dan mekanisme penyerapan gabah di tingkat desa.
Dengan adanya kepastian harga dan serapan, petani kini tidak lagi khawatir terhadap potensi anjloknya harga saat panen raya. Program ini juga mampu mengurangi risiko penumpukan hasil panen di tingkat petani.
Salah satu petani asal Kecamatan Lenteng, Mahfud (52), mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut.
“Sekarang kami tidak khawatir lagi setelah panen. Gabah langsung diserap dengan harga yang jelas,” ungkapnya.
Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Sumenep untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengembangkan program Sergab, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Dengan capaian ini, Sumenep menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan petani mampu menghasilkan kinerja nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Nur Mahmudi
Editor : Novita





