FORDESI Tegaskan Dukungan pada Program Literasi Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti

- Admin

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Surabaya — Forum Dosen Indonesia (FORDESI) menegaskan dukungan penuh terhadap kebijakan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, terkait penguatan budaya literasi melalui tugas membaca, menulis, dan review buku bagi siswa. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP FORDESI, Dr. Sholikh Al Huda, M.Fil.I, dalam sesi wawancara khusus di Surabaya, Rabu (27/11).

Dalam wawancara tersebut, Dr. Sholikh menilai kebijakan Prof. Mu’ti sebagai langkah strategis untuk menjawab persoalan rendahnya kemampuan literasi di Indonesia. “Kebijakan ini bukan hanya instruksional, tetapi visioner. Tugas membaca dan menulis adalah sarana membangun karakter, nalar kritis, dan kemampuan akademik jangka panjang,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kehadiran budaya digital telah memudahkan akses informasi, namun sekaligus mengurangi kedalaman nalar baca siswa. Karena itu, FORDESI menilai perlu adanya intervensi pendidikan yang lebih fundamental. “Siswa harus dilatih tidak sekadar membaca permukaan, tetapi memahami, menghubungkan gagasan, dan melahirkan refleksi pribadi. Inilah tujuan dari tugas literasi,” ujar Dr. Sholikh.

Ia menjelaskan tiga dampak penting dari kebijakan tersebut: meningkatnya kapasitas literasi siswa, hidupnya ekosistem literasi sekolah, serta tumbuhnya karakter ilmiah dan daya kritis generasi muda. Menurutnya, ketiga poin itu menjadi pondasi kualitas pendidikan nasional di era kecerdasan buatan.

Dr. Sholikh juga mengajak sekolah, guru, dan orang tua untuk bersinergi. “Literasi tidak akan tumbuh jika hanya dibebankan kepada siswa. Harus ada kolaborasi. Perpustakaan sekolah harus aktif, guru memberi ruang diskusi, dan orang tua ikut mendorong,” katanya.

FORDESI, lanjutnya, siap berkolaborasi dengan Kemendikdasmen untuk menyukseskan program literasi, termasuk melalui pelatihan, pendampingan akademik, serta pengabdian masyarakat berbasis literasi.

“Ini terobosan penting dari Prof. Abdul Mu’ti. Kita harus bergerak bersama untuk memastikan dampaknya terasa luas. Masa depan pendidikan Indonesia bergantung pada kemampuan generasinya untuk berpikir kritis, membaca mendalam, dan menulis dengan baik,” tutup Dr. Sholikh.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Abdullah Usulkan Syarat Minal 21 Kursi Parlemen
Salamuddin Daeng: BI Wajib Selaraskan Kebijakan Pengendalian DHE SDA Sesuai Amanat Pasal 33 UUD 1945
Resmi, PN Solo Tetapkan KGPH Purboyo Bergelar Pakubuwono XIV
Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan UHC Awards 2026
Konsisten dalam Kebaikan, Praneda Care Foundation Kembali Hadir di Aceh Tamiang Berikan Bantuan
Jakarta Dilanda Cuaca Ekstrem, Pemprov Terapkan WFH dan PJJ
UMSURA dan PTA Surabaya Gelar Seminar Internasional, Bahas Ketahanan Peradilan Agama di Era Disrupsi
KPK Benarkan Bupati Sadewo Ikut Terjaring OTT

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:39 WIB

Said Abdullah Usulkan Syarat Minal 21 Kursi Parlemen

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:55 WIB

Salamuddin Daeng: BI Wajib Selaraskan Kebijakan Pengendalian DHE SDA Sesuai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:53 WIB

Resmi, PN Solo Tetapkan KGPH Purboyo Bergelar Pakubuwono XIV

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:35 WIB

Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan UHC Awards 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:09 WIB

Konsisten dalam Kebaikan, Praneda Care Foundation Kembali Hadir di Aceh Tamiang Berikan Bantuan

Berita Terbaru

Opini

Dampak Globalisasi Terhadap Negara-Negara Miskin

Selasa, 3 Feb 2026 - 04:01 WIB

Daerah

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Feb 2026 - 17:04 WIB