Rihlah Dakwah PCM Kota Sumenep ke Yogyakarta: Amati, Tiru, dan Modifikasi Spirit Perjuangan Muhammadiyah

- Admin

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kota Sumenep kembali menggelar kegiatan Rihlah Dakwah bertajuk “Rihlah to Jogja #2” pada 7–10 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para pimpinan dan anggota PCM Kota Sumenep dengan agenda padat bernuansa edukatif, spiritual, dan kebudayaan.

Selama empat hari, rombongan menjelajahi berbagai lokasi bersejarah dan inspiratif yang erat kaitannya dengan perjuangan dakwah Muhammadiyah. Beberapa di antaranya yakni Kantor PP Muhammadiyah, Museum Muhammadiyah, dan Makam KH Ahmad Dahlan sebagai pusat jejak pergerakan Islam berkemajuan.

Selain itu, peserta juga melakukan kunjungan ke sejumlah masjid bersejarah dan ikonik seperti Masjid Al Falah Sragen, Masjid Syekh Zayed Solo, Masjid Jogokariyan, dan Masjid Gede Kauman Yogyakarta. Tidak ketinggalan, mereka menelusuri Langgar Kidul Kauman, tempat bersejarah tempat KH Ahmad Dahlan dahulu menyemai semangat tajdid.

Kegiatan Rihlah juga diisi dengan agenda rekreatif dan kebersamaan seperti kunjungan ke Malioboro, MBS Prambanan & Candi Prambanan, Studi Alam Gamplong, hingga wisata kuliner khas Jogja seperti Gudeg Yu Djum, Sate Ratu, Prasmanan 1 Meter, dan Es Dawet Ngudi Roso.

Ketua PCM Kota Sumenep, H. Mardi Kusdani, S.Pd  menyebutkan bahwa rihlah ini bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah dan memperdalam pemahaman dakwah Muhammadiyah.

“Rihlah Dakwah ini intinya ATM — Amati, Tiru, dan Modifikasi. Kita belajar dari sejarah dan praktik terbaik dakwah di berbagai daerah, lalu menyesuaikannya dengan konteks Sumenep,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PCM kota Sumenep berharap dapat membawa semangat baru dalam menggerakkan dakwah dan amal usaha Muhammadiyah di daerah, dengan meneladani keteladanan para tokoh serta memperkuat sinergi antar kader. Jk/red

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Berita Terbaru

Opini

Kesaktian Pancasila di Tengah Krisis Integritas Bangsa

Kamis, 1 Okt 2026 - 06:40 WIB