Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran di Giligenting

- Admin

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Kalompang, Desa Jate, Kecamatan Giligenting.

Pada Senin, 15 Juni 2026, bantuan berupa uang tunai senilai Rp30 juta dan paket sembako diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim kepada penerima manfaat, Abdur Rahman, di Kantor Wakil Bupati Sumenep.

Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep R. Abd. Rahman Riadi dan Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim mengatakan, pemerintah daerah hadir untuk memastikan setiap warga yang terdampak bencana memperoleh perhatian dan bantuan yang dibutuhkan.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus tanggung jawab sosial pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi dan lembaga yang terlibat dalam penanganan pascabencana sehingga bantuan dapat segera disalurkan kepada korban.

Menurutnya, masyarakat yang mengalami musibah sangat membutuhkan dukungan cepat agar dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga, termasuk Baznas Sumenep, guna memastikan kebutuhan mendesak korban dapat segera terpenuhi.

“Kami bergerak cepat bersama Baznas Sumenep untuk memastikan bantuan bisa segera diterima oleh korban kebakaran di Kecamatan Giligenting,” katanya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan awal bagi warga terdampak bencana.

“Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban korban, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar pascakebakaran. Kami juga akan terus melakukan pendampingan sosial agar korban dapat bangkit secara bertahap hingga kondisi sosial dan ekonominya kembali stabil,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum
Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi
KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:41 WIB

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:51 WIB

57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Berita Terbaru